Mahasiswa Asing Kagumi Perkebunan Teh Tambi

Ditulis 04 Mar 2014 - 16:49 oleh Yit BNC

mahasiswa asing di perusahaan teh tambiWONOSOBO – Puluhan mahasiswa asing yang tergabung dalam AIESEC terlihat antusias memetik teh di Agrowisata Tambi yang terletak di kawasan  wisata Dataran Tinggi Dieng.

Mereka tanpa canggung menyandang keranjang dan topi caping, merasakan keseharian warga dieng, memetik pucuk daun teh untuk selanjutnya diolah menjadi minuman khas dieng, yakni teh tambi. Tak hanya itu, puluhan mahasiswa asing dimanjakan dengan kuliner Dieng sembari menikmati hamparan kebun kentang dan carica yang menjadi unggulan pertanian warga dieng serta melihat kemegahan gugusan candi di komplek candi Arjuna Dieng.

Para mahasiswa asing tersebut merupakan peserta Familiarization Tour (Fam Tour) yang diselengarakan oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah (24/2-26/2), yang diantaranya berasal dari Norwegia, Rusia, Jerman, Brazil, Kyrgyzztan, China, Vietnam, Portugis, Amerika, Lithuania, Inggris, Afganistan, Italia dan Jepang. Sehari sebelumnya peserta Fam Tour diajak melihat Candi Gedong Songo, Bandungan Kabupaten Semarang, kemudian berkeliling mengayuh sepeda di Desa Wisata Wanurejo dan Candirejo, Borobudur,  Kabupaten Magelang.

Dengan suguhan panorama alam serta berbagai kesenian dan budaya, para mahasiswa asing berkesempatan menabuh gamelan, kesenian warga wanurejo. Tak cukup sampai disitu, di akhir rangkaian kegiatan, peserta Fam Tour dipacu adrenalinnya meyusuri dan menaklukkan jeram-jeram penuh tantangan di sungai Serayu Banjarnegara. Kasi Pengembangan Pasar Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah Rastiyono mengatakan, “Fam Tour ini untuk memperkenalkan destinasi wisata di Jawa Tengah, diharapkan sepulang dari Indonesia mereka bisa menceritakan pengalaman yang mereka alami selama di Jawa Tengah.

Jawa Tengah memiliki kawasan wisata nasional terbanyak dibanding provinsi lain. Karena itu, kami berusaha memberikan pelayanan yang terbaik kepada para wisatawan baik domestik maupun manca negera,” katanya.

Tentang Penulis

Leave A Response