Pendidikan Lalu Lintas Perlu Diterapkan Sejak Dini

Ditulis 24 Feb 2014 - 19:08 oleh Yit BNC
Sosialisasi polisi sahabat anak (Polsanak) di hadapan 170 orang siswa SD Negeri 1 Mrebet, Senin (24/2).

Sosialisasi polisi sahabat anak (Polsanak) di hadapan 170 orang siswa SD Negeri 1 Mrebet, Senin (24/2).

PURBALINGGA (BanyumasNews.Com)  – Kasat Lantas Polres Purbalingga AKP Margono, SH, melalui Kanit Pendidikan dan Rekayasa (Dikyasa) Inspektur Satu Nur Susalait, SH mengungkapkan pendidikan berlalu lintas sejak dini, akan sangat bermanfaat bagi generasi penerus bangsa kita ini, karena dengan mengetahui peraturan lalulintas. Tentunya, pelanggaran berlalu lintas akan dihindari.

Hal tersebut diungkapkan Nursusalit dalam kegiatan sosialisasi polisi sahabat anak (Polsanak) di hadapan 170 orang siswa SD Negeri 1 Mrebet, Senin (24/2).

Untuk itu lanjut Nursusalit, upaya pendidikan dan sosialisasi rambu-rambu lalu lintas terus dilakukan. Setidaknya, dalam satu minggu kita lakukan pendidikan lalu-lintas dan pengenalan rambu-rambu lalu-lintas dilakukan terhadap siswa-siswi mulai TK, SD, SMP, SMA/ SMK hingga mahasiswa juga mendapatkan penjelasan dan sosialisasi aturan serta rambu-rambu lalu lintas.

“Dengan mengetahui rambu-rambu lalu lintas sejak dini, diharapkan akan mengurangi tingkat kecelakaan lalu lintas dan tidak membahayakan pengguna jalan lainnya,”tegas Nursusalit.

Sosialisasi Polsanak melibatkan Bintara unit (banit) Dikyasa, diantaranya Brigadir Desy Mutiara Putri, Brigadir Teguh Riyanto dan Brigadir Satu Rizki .

Anak-anak ini juga diajak menonton tayangan tentang disiplin dan tata tertib jalan raya. Nah agar anak-anak mudah mengerti, mereka langsung dilibatkan untuk ikut memperagakan cara mengatur lalu lintas dan menyebrang jalan menggunakan zebra cros.

Desi menjadi pemandunya, mengenalkan rambu-rambu lalu lintas. Tanya jawabpun dilontarkan oleh para Bintara unit ini.Meski kadang salah, anak-anak tampak bersemangat menjawab setiap pertanyataan yang tentang rambu lintas.

Desi mengatakan, patuh berlalu lintas perlu ditanamkan sejak dini, melalui pendidikan sosialisasi ini diharapkan akan dapat membentuk generasi muda patuh hukum, khususnya patuh berlalu lintas.

“Selain itu, melalui kegiatan pendidikan seperti ini, kesan angker petugas polisi dimata anak-anak dan masyarakat akan hilang,”ungkapnya.

Sementara itu Kepala SD Negeri 1 Mrebet Suciningsih, S.Pd menuturkan, kehadiran para polisi di sekolah membangkitkan semangat dan kecintaan kepada polisi.

“Anak-anak dengan tekun mendengarkan penjelasan tentang etika berlalu lintas, semoga nantinya mereka bisa menularkan ilmu yang didapat kepada keluarganya dirumah,”tuturnya.

Suciningsih mengungkapkan, bahwa sosialisasi ini merupakan pintu awal menyongsong pembelajaran etika berlalu lintas yang akan di integrasikan ke mata pelajaran kurikulum 2013.

“Pada prinsipnya, sosialisasi ini dapat dijadikan persiapan untuk rekan-rekan guru untuk melaksanakan pembelajaran etika berlalu lintas di kurikulum mendatang,”ungkap Suciningsih. (BNC)

 

Tentang Penulis

Leave A Response