SMPN 2 Bukateja Dibobol Maling, 19 Unit CPU Raib

Ditulis 24 Feb 2014 - 19:03 oleh Yit BNC

PURBALINGGA (BanyumasNews.Com)  – Aksi pencurian kembali terjadi di sekolah. Kali ini terjadi di SMPN 2 Bukateja, Desa Kembangan, Bukateja, Senin (24/2) dini hari. Sebanyak 19 unit CPU dan monitornya raib. Modus yang dilakukan pelaku dengan menjebol tembok keliling bagian belakang sekolah, dan merusak terali besi jendela ruang laboratorium komputer.

Kejadian itu pertama kali diketahui oleh satpam sekolah, Maskun (25) warga Desa Kertayasa, Kecamatan Mandiraja, Banjarnegara. Saat itu sekitar pukul 05.00 ia berkeliling sekolah.

“Terali jendela lab komputer ternyata sudah terbuka. Saya cek ternyata komputernya sudah tidak ada,” katanya kepada polisi.

Satpam lalu memberi tahu salah satu guru, Ari Prastono (49) warga Desa Kedungjati, Kecamatan Bukateja perihal kejadian tersebut. Keduanya lalu berkeliling sekolah, ternyata tembok keliling belakang sekolah sudah jebol. Pihak sekolah kemudian menghubungi petugas Polsek Bukateja.

Kepala Polsek Bukateja, Ajun Komisaris Sulasman dan anggotanya mendatangi lokasi kejadian dan meminta keterangan dari para saksi mata. Tim Inafis Satreskrim Polres Purbalingga melakukan identifikasi di TKP.

“Diperkirakan dilakukan sekitar pukul 03.00 dini hari. Pelaku diduga lebih dari dua orang,” kata Kasubag Humas Polres Purbalingga, AKP Sitowati.

Akibat kejadian itu, 19 unit CPU beserta monitornya hilang. Diperkirakan kerugian mencapai Rp 87 juta. Kasus ini saat ini dalam penanganan Polsek Bukateja.

Dari data Polres Purbalingga, selama dua bulan ini sudah terjadi lima kali kasus pencurian dengan sasaran sekolah. (BNC)

Tentang Penulis

Leave A Response