Ribuan Warga Cilongok Terjangkit Chikungunya, Satu Meninggal

BANYUMAS-Hingga kini sudah ribuan warga di Kecamatan Cilongok Kabupaten banyumas, Jawa Tengah yang terjangkit Chikungunya. Dari jumlah tersebut seorang penderita akhirnya meninggal setelah dirawat di rumah sakit.

Keterangan yang dihimpun BanyumasNews.Com (BNC) Selasa (22/12) menyebutkan, penyakit yang disebabkan gigitan nyamuk tersebut menyerang warga sejak tiga bulan lalu. Mereka yang terserang penyakit aneh ini sebagian besar warga yang tinggal di daerah dekat dengan perkebunan.

Pelacakan BNC ke sejumlah desa, tercatat dari 20 desa yang ada, setiap desa rata rata 50 hingga 70 warga yang terjangkit penyakit yang menyerang tulang ini.

Seperti di Desa Pernasidi, hingga Selasa, data yang diperoleh dari kantor desa menyebutkan, ada 76 warga yang menderita Chikungunya. Mereka sebagian besar para penderes nira kelapa.

” Kalau dihitung sejak bulan lalu ya sudah seratus lebih. Warga ini terserang secara bergantian. Mereka rata rata mengaku terasa kaku kaku pada otot sehingga tidak bisa berjalan,” ujar Rokhmat,Kades Pernasidi.

Salah seorang warga Pernasidi bernama Khadir (56) akhirnya meninggal dunia. Penderes kelapa ini sempat mendapat perawatan selama 9 hari di rumah sakit. Namun Minggu (20/12) menghembuskan nafas terakhir.

Camat Cilongok Fatikhul mengakui makin bertambahnya jumlah penderita Chikungunya. Pihaknya sudah melakukan kordinasi dengan dinas kesehatan dan aparat desa mengenai penyakit tersebut.

“Kami sudah mengumpulkan Kades dan Bidan Desa, salah satu solusinya selain obat juga kerjasama yang baik antara tenaga medis aparat dan masyarakat,” ujar Fatikhul (banyumasnews.com/mut).

Penderita Chikungunya dirawat di rumah sakit
Penderita Chikungunya dirawat di rumah sakit

1 Comment

  1. se baiknya dilakukan penyemprotan dari dinas ter kait untuk mencegah penderita lebih banyak lagi jangan sampai ada jatuh korban lagi!!!!!!!!!!!

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*