Akhiri KKN, Mahasiswa Unsoed Gelar Pameran

Ditulis 20 Feb 2014 - 18:04 oleh Yit BNC
Bupati Sukento Rido Marhaendrianto melihat karya hasil Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unsoed Purwokerto di wilayah Purbalingga.

Bupati Sukento Rido Marhaendrianto melihat karya hasil Kuliah Kerja Nyata (KKN) Unsoed Purwokerto di wilayah Purbalingga.

PURBALINGGA (BanyumasNews.Com)  – Mengakhiri kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Pos Pemberdayaan Keluarga (Posdaya) Universitas Jendral  Soedirman (Unsoed) Purwokerto yang telah berlangsung selama 35 hari, sebagai puncak kegiatan KKN mahasiswa menggelar pameran potensi-potensi unggulan/expo hasil KKN  yang ada di desa-desa tempat mereka berinteraksi dengan masyarakat.

Gelar potensi produk unggulan yang tersebut menampilkan produk usaha kecil masyarakat yang ada 47 desa di empat kecamatan di wilayah Kabupaten Purbalingga yaitu Kecamatan Rembang, Karangmoncol, Kertanegara dan Kecamatan Karngmoncol, sekaligus pelepasan mahasiswa KKN Tematik Unsoed Purwokerto Tahun 2014 yang dipusatkan di Monumen Tempat Lahir (MTL) Jendral Soedirman Desa Bantarbarang Kecamatan Rembang Purbalingga Kamis (20/2).

Acara pelepasan dipimpin langsung oleh Bupati Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto, Rektor Unsoed Purwokerto Masyedi Sumaryadi, Ketua LPPM Unsoed Totok Agung DH, Dekan Fakultas Ekonomi Unsoed Parmono Hariadi Koordinator KKN Marhandro Santoso, Kepala Badan/Dinas/Kantor/Bagian/ Camat Rembang, Karangmoncol, Kertanegara, dan Karanganyar, didahului denag peninjauan stand pameran/expo hasil KKN dari empat kecamatan.

Kegiatan gelar potensi tersebut menampilkan berbagai produk usaha kecil masyrakat dipedesaan dari empat kecamatan diantaranya gula Kristal, abon lele dari Kecamatan Karanganyar, kerajinan ukiran kayu , wedangkoe dari Kecamatan Kertanegara, kopi manggis dari Kecamatan Karangmoncol, kerajinan tembikar, objek wisata Tanalum dari Kecamatan Rembang serta potensi lainya.

Dalam laporannya Koordinator Mahasiswa KKN Tematik Posdaya Unsoed Kabupaten Purbalingga Zufikar Mansyur mahasiswa FISIP Unsoed melaporkan, bahwa kegiatan KKN yang telah dilaksanakan di Kabupaten Purbalingga melibatkan 502 mahasiswa dari berbagai fakultas, yang tersebar di empat kecamatan dan terdiri dari 47 kelompok.

Zulfikar menambahkan bahwa pada KKN kali ini telah melaksanakan program kerja dari pilar pendidikan yang meliputi pendirian PAUD, pendidikan bahaya Narkoba, bahaya HIV, yang didukung oleh BNN Kabupaten Purbalingga serta bidang ekonomi.

“Untuk bidang ekonomi kami melaksanakan penyuluhan Giat Usaha UMKM yang diadakan di empat kecamatan serta pendampingan pembuatan produk unggulan potensi desa dari 47 desa di wilayah kabupaten, dan penyuluhan uang palsu yang didukung oleh Bank Indonesia,”tuturnya.

Zulfikar juga melaporkan KKN Tematik Posdaya juga melaksanakan program bidang kesehatan yang meliputi kegiatan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), pembentukan serta pendampingan dokter cilik yang melibatkan siswa-siwa SD di 47 desa.

Selain itu juga untuk bidang lingkungan pihaknya melakukan pembinaan pengolahan sampah terpadu, intensifikasi lahan pekarangan, pengolahan pupuk organic dan penanaman 375.000 benih pohon trembesi.

Dalam sambutannya Rektor Unsoed Prof Ir Mas Yedi Sumaryadi berterima kasih kepada pemkab Purbalingga yang telah memfasilitasi kegiatan KKN Tematik Posdaya Unsoed Tahun 2014 yang telah dilaksanakan di wilayah Kabupaten Purbalingga selama 34 hari, pihaknya juga meminta maaf kepada masyarakat selama para anak didiknya beriteraksi dalam menjalankan tugas kuliahnya.

Bupati Purbalingga Sukento Rido Marhaendrianto meminta kepada para mahasiswa setelah kembali ke kampus nanti untuk membantu memperkenalkan produk-produk local Purbalingga yang kini sedang gencar-gencarnya dilakukan oleh pemkab.

Acara pelepasan mahasiswa juga dimeriahkan dengan penampilan kesenian lengger serta kesenian kuda kepang dari Desa Panusupan.(BNC/tgr)

Tentang Penulis

Leave A Response