AC Milan Terjungkal, Seedorf Optimis Lolos ke Perempat Final

Ditulis 20 Feb 2014 - 08:25 oleh Eko Nurhuda
|

clarence seedorf, seedorf, pelatih baru ac milan

MILAN (BanyumasNews.com) – Clarence Seedorf mengawali debutnya sebagai pelatih di ajang Liga Champion dengan kekalahan. Menjamu Atletico Madrid di San Siro, Kamis (20/2) dini hari WIB, tim asuhan Seedorf kalah tipis 0-1 karena gol Diego Costa.

Pengalaman Seedorf sebagai pemain di Liga Champion tak perlu dipertanyakan. Orang Belanda ini menjadi satu-satunya pesepak bola yang memenangkan 4 trofi kompetisi elite Eropa sepanjang karirnya. Seedorf melakukannya bersama Ajax Amsterdam (1995), Real Madrid (1997), dan terakhir AC Milan (2003 dan 2007).

Tapi jangan tanya pengalaman Seedorf sebagai pelatih. AC Milan adalah klub pertama yang dibesutnya. Sebelum melatih eks klubnya tersebut Seedorf bahkan masih aktif bermain di Liga Brasil. Ia sengaja memutus kontrak demi menerima tawaran dari Milan.

Laga melawan Atletico Madrid menjadi debut Seedorf sebagai pelatih di Eropa. Sayang, pengalaman pertamanya berakhir tak enak: Milan kalah 0-1.

Poin positifnya, Milan baru kebobolan di menit ke-83. Itu artinya, setidaknya strategi racikan Seedorf mampu menahan imbang lawan selama 80 menit. Statistik pertandingan juga tidak jomplang dengan Milan menguasai 52% possession ball berbanding 48% milik Atleti.

Dari segi usaha membuat gol Milan juga tak terlalu ketinggalan. Tercatat Mario Balotelli cs. membuat 13 tembakan ke gawang, hanya selisih satu tembakan dari lawan. Bedanya, Atleti jauh lebih banyak melakukan tembakan ke gawang, yakni 4 kali, sedangkan Milan hanya 2 kali.

Skor tipis 0-1 juga menggambarkan pertandingan berjalan ketat. Milan banyak menggempur pertahanan Atleti pada awal babak pertama, namun penampilan kiper Thibaut Curtois di bawah mistar gawang sangat brilian.

“Di babak pertama, penampilan kiper kami sangat menentukan. Di babak kedua, Diego Costa yang menentukan perbedaan dengan mengambil kesempatan yang ia dapatkan dengan baik,” ujar pelatih Atleti Diego Simeone menanggapi hasil pertandingan, seperti dikutip BBC.

Seedorf sendiri lebih memilih memuji semangat juang timnya, serta menyebut kelelahan di babak kedua sebagai penyebab kekalahan.

“Sepanjang pertandingan para pemain menunjukkan semangat dan determinasi tinggi, aku juga melihat penampilan hebat dari beberapa pemain,” ujarnya.

“Pada akhirnya, kami kelelahan dan harus membayar usaha kami. Hasil positif bagi lawan namun pertarungan belum usai. Aku tahu Vicente Calderon dengan baik, tapi stadion itu juga mengenalku sama baiknya,” tambahnya.

Seedorf benar. Meski kalah di pertandingan pertama, kemenangan 1-0 sama sekali belum mengamankan posisi Atletico Madrid. Milan cukup menang 2-0 untuk lolos ke babak perempat final.

Tentang Penulis

Eko Nurhuda, kontributor tetap BanyumasNews.com. Berdomisili di Pemalang, Jawa Tengah.

Leave A Response