Blangko akte di Kebumen kosong

Ditulis 15 Jul 2009 - 23:54 oleh Sista BNC

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kabupaten Kebumen tidak lagi melayani pembuatan akte kelahiran baru. Pasalnya, stok blangko akte telah habis sejak tiga bulan lalu. Akibatnya pemohon akte baru dijanjikan jadi pada tahun 2010.
Kepala Dispendukcapil Kabuapten Kebumen, H Adi Pandoyo SH MSi mengakui kalau pelayanan pembuatan akte baru di kantornya terhambat. Hal ini disebabkan blangko pembuatan akte baru telah habis. Untuk sementara mereka yang membutuhkan dibuatkan surat pengantar sedang di proses. “Mereka yang membutuhkan sangat mendesak kita buatkan surat pengantar kalau aktenya sedang dalam proses dibuatkan,” kata Adi Pandoyo, Rabu (15/7).
Adi Pandoyo menjelaskan, habisnya blangko akte ini, sejak dicanangkan Bulan Sadar Akte (BSA) oleh Bupati Kebumen KH M Nasiruddin AM beberapa bulan lalu. Program itu ternyata mengena pada masyarakat. Mereka yang belum memiliki akte ramai-ramai membuat akte. “Itu diluar dugaan kita semua. Begitu antusiannya mereka mengurus pembuatan akte. Sejak dicanangkan BSA pemohon baru sehari sebanyak 1.500 orang,” jelasnya.
Untuk mengatasi hal itu, pihaknya telah melaporkan ke Bupati Kebumen. Pihaknya juga telah mengajukan pengadaan blangko baru sebanyak dua kali. Namun hingga sekarang belum ada kepastian. “Kita memang berharap pengajuan pengadan blangko baru senilai Rp 1,2 M bisa terealisasi mendahului anggaran APBD Perubahan. Namun hal itu mustahil terjadi. Kalau menunggu penetapan APBD Perubahan maka harus menunggu dewan yang baru. Bisa-bisa pelayanan pembuatan akte kelahiran baru terlayani tahun depan,” ujarnya.
Menurutnya, sejak awal tahun 2009 ini jumlah pemohon akte sebanyak 130.384 pemohon. Dari jumlah tersebut yang sudah diterbitkan akta sebanyak 36.450 pemohon. Sedangkan sisanya 94.934 pemohon belum bisa mendapatkan akta yang mereka inginkan karena stok blangko habis. “Saya mohon maaf kalau belum bisa maksimal bisa melayani masyarakat,” katanya.(banyumasnews.com/kbm)

Tentang Penulis

Leave A Response