Runway Masih Licin, Bandara Adi Sumarmo Batal Dibuka

Ditulis 17 Feb 2014 - 18:34 oleh Yit BNC

pesawat ditutup gar tidak terkena debu vulkanikSOLO (BanyumasNews.Com)  – Rencana pembukaan bandara Adi Sumarmo Solo, Senin (17/2/2014), batal dilakukan. Kondisi runway sepanjang 2.600 meter dan lebar 60 meter masih licin dan lengket akibat abu vulkanis Gunung Kelud yang terkena air hujan, pihak. Pengelola bandara baru merencanakan membuka bandara pada Selasa (18/2/2014).

Runway belum siap, abu vulkanik masih lengket dan runway menjadi licin,” ujar General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Adi Soemarmo, Abdullah Usman, Minggu (16/2/2014).

Upaya pembersihan runway dari abu vulkanis terus dilakukan. Pihak bandara mendapatkan bantuan berupa dua unit mobil pemadam kebakaran dari Pemkot Solo dan Pemkab Boyolali untuk menyemprot abu vulkanis tersebut.

Menyangkut cuaca, Usman mengaku tidak menjadi masalah. Sebab jarak pandang di kawasan bandara mulai pulih. Berbeda dengan jarak pandang sebelumnya yang hanya sekitar 5.000 meter. Sedangkan minimal jarak pandang yang layak untuk penerbangan sekitar 1.600 meter. “Mudah-mudahan hari Selasa (18/2/2014) bandara sudah bisa dioperasikan,” katanya.

Sementara itu, hingga Minggu (16/2/2014), sebanyak empat pesawat masih terparkir di Bandara Adi Soemarmo. Pesawat tersebut yakni Kalstar rute Solo-Banjarmasin-Balikpapan, Garuda, Lion Air dan Sriwijaya, ketiganya mengambil rute Solo-Jakarta. Pesawat-pesawat itu sudah dibersihkan oleh masing-masing manajemennya. Bagian mesin juga ditutup menggunakan terpal. Abu vulkanis cukup berbahaya jika masuk ke mesin. (BNC)

 

Tentang Penulis

Leave A Response