Pengisian Wabup, Tasdi Diunggulkan, Ambar Merendah

Ditulis 14 Feb 2014 - 19:11 oleh Yit BNC
|
Berita Kategori
Tak Berkategori
143
Dalam Tag

PURBALINGGA (BanyumasNews.Com)  – Bursa pengisian Wabup Purbalingga semakin menghangat, setelah empat pimpinan parpol menyerahkan dua nama cawabup kepada Bupati Sukento Rido Marhaendrianto, Kamis (13/2) lalu. Dua nama yang diserahkan ke bupati masing-masing adalah H Tasdi SH MM  serta Ambar Budi Yuwono .

Tasdi cenderung diunggulkan dan lebih berpeluang untuk menjadi wabup. Jabatannya sebagai Ketua DPRD sekaligus Ketua DPC PDIP  membuatnya dianggap lebih berpengalaman dan pantas untuk menduduki posisi wabup.  Menanggapi wacana yang mengunggulkanya bisa menduduki posisi wabup, Tasdi mengatakan dia akan mengikuti mekanisme yang ada “Saya manut saja dengan penugasan partai. Jika memang dipercaya sebagai wabup saya akan melaksanakan amanat itu,” ungkapnya.

Sedangkan Ambar Budi Yuwono yang saat ini menjabat sebagai Bendahara DPC PDIP Purbalingga cenderung merendah ketika ditanya peluangnya untuk memenangkan pemilihan wabup. Menurutnya dia menyerahkan sepenuhnya penentuan siapa yang akan menjadi wabup kepada dewan. “Kita lihat saja,” ujarnya.

Sementara itu Ketua Panita Pelaksanan Pemilihan Wabup DPRD Purbalingga, Tongat mengatakan mekanisme pemilihan wabup akan dilaksanakan dalam rapat paripurna dewan. Acara tersebut bisa terlaksana apabila dihadiri minimal oleh ¾ dari jumlah anggota dewan. “Dalam rapat paripurna tersebut siapa yang jadi wabup bisa ditentukan melalui pemungutan suara ataupun musyawarah mufakat,” ungkapnya.

Saat ini Panitia Pelaksana menurutnya masih akan berkoordinasi dengan Pansus Pengisian Wabup DPRD dan juga Badan Musyawarah (Bamus) terkait jadwal rapat paripurna dewan dengan agenda pengisian wabup. “Pemilihan kemungkina dilaksanakan akhir Februari. Ada wacana akan dilaksanakan 20 Februari. Nanti kita tunggu kepastian jadwalnya,” ujarnya.

Seperti diketahui jabatan Wabup Purbalingga kosong setelah Sukento Rido Marhaendrianto dilantik sebagai bupati. Jabatan bupati juga kosong setelah  Heru Sudjatmoko dilantik sebagai wagub Jateng periode 2013-2018. Sebelumnya Heru Sudjatmoko dan Sukento Rido Marhaendrianto  menang Pilkada tahun 2010 diusung oleh PDIP bersama tiga parpol pendukung, masing-masing PAN, PKB dan PKS.(BNC/tgr)

Tentang Penulis

Leave A Response