Hujan Debu Juga Melanda Banyumas

Ditulis 14 Feb 2014 - 08:56 oleh Nanang BNC
Pengendara harus gunakan masker  agar tak menghirup debu (foto:shinta)

Pengendara harus gunakan masker agar tak menghirup debu (foto:shinta)

BANYUMAS (BanyumasNews.Com)- Selain di wilayah Kediri-Malang dan kota lainnya, hujan debu juga dirasakan warga Banyumas dan Cilacap. Bahkan sejumlah kendaraan di jalur utama Jakarta_Purwokerto terpaksa melambatkan kendaraan karena jarak pandang yang terbatas.

Suasana gelap dan hujan disertai material ini terjadi sejak Jumat (14/02) pagi sekitar pukul 06.30. Pengendara motor terpaksa menggunakan masker untuk menghindari menghirup debu.
Sementara di kawasan sekitar puncak Gunung Kelud di perbatasan Kabupaten Kediri, Malang, dan Blitar, hujan debu dan pasir terus berjatuhan, Jumat (14/2) dini hari. Rombongan pengungsi menyatakan, kondisi di kawasan tersebut sangat kering, hanya ada pasir dan debu.
seperti diberitakan Gunung Kelud meletus, Kamis (13/2), dengan letusan pertama terjadi pada pukul 22.50 WIB. Sejak saat itu, letusan terus terjadi, bahkan setelah lewat tengah malam. Suara letusan, bahkan abu dan pasir dari letusan ini, dilaporkan sampai ke wilayah-wilayah yang berjarak lebih dari
50 kilometer dari puncak Gunung Kelud.
Abu ini juga membuat kota Yogyakarta pekat. Arus lalu lintas di kota gudek tersebut sepi. Beberapa warga memilih menunda perjalanan.
Tentang Penulis

Leave A Response