Empat Parpol Ajukan Cawabup Tasdi dan Ambar

Ditulis 13 Feb 2014 - 17:39 oleh Yit BNC
|
Berita Kategori
Tak Berkategori
233
Dalam Tag
CAWABUP: Tasdi digadang-gadang bakal menjadi wakil bersama Bupati Kento (foto:braling.com)

CAWABUP: Tasdi digadang-gadang bakal menjadi wakil bersama Bupati Kento (foto:braling.com)

PURBALINGGA (BanyumasNews.Com) – Empat partai politik (Parpol) masing-masing Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengajukan dua nama calon wakil bupati (wabup) kepada Bupati Sukento Rido Marhaendrianto, Kamis (13/2).

Dua nama yang diajukan adalah Ketua DPC PDIP Purbalingga sekaligus Ketua DPRD Purbalingga, Tasdi dan Bendahara DPC PDIP Purbalingga, Ambar Budi Yuwono. Dua nama itu sebelumnya direkomendasikan oleh DPP PDIP yang suratnya ditandatangani oleh Sekjen DPP PDIP Tjahjo Kumolo.

Kedua orang tersebut, beserta Sekretaris DPC PDIP Purbalingga M Ichwan, Ketua DPD PAN Purbalingga Soberi Arofah, Ketua DPC PKB Slamet Wakhidin dan Ketua DPD PKS Wiharnanto datang menemui dan menyerahkan surat rekomendasi kepada bupati di ruang kerjanya sekitar pukul 09.00.

Ketua DPC PDIP Tasdi, secara singkat mengatakan, surat rekomendasi berisi dua nama cawabup sudah diserahkan ke Bupati. Adapun dua nama tersebut akan diverifikasi oleh bupati dengan beberapa syarat kelengkapan. Jika bupati sudah menyetujuinya, maka kedua nama tersebut akan diserahkan ke DPRD Purbalingga untuk disidang paripurnakan guna memilih salah satu nama menjadi wabup definitif.

“Jadi dewan menunggu tindakan bupati. Mudah-mudahan tidak memakan waktu lama,” kata Tasdi.

Ketua DPD PAN Purbalingga, Soberi Arofah mengatakan, partainya ikut merekomendasi dua nama yang sebenarnya direkomendasi awal oleh PDIP tersebut. Alasannya, mengingat waktu, posisi wabup sudah mendesak untuk diisi. Alasan lain, PAN tidak berkonsentrasi ke pemilihan wabup, namun lebih ke pemenangan Pileg 2014.

“Diakui atau tidak, PDIP partai terbesar di sini. Mereka pengusung awal Heru-Kento dan kami (PAN, PKB dan PKS) pengusung berikutnya. PAN sadar diri jika porsi PDIP lebih besar. Lagi pula pak Tasdi pantas dan layak direkomendasi. Dia kader partai yang baik, tiga kali jadi anggota dewan dan dua kali ketua DPRD dengan track record yang relatif baik,” kata Soberi Arofah.

Soberi berharap, wabup segera terisi dan bupati mendapatkan teman. Dengan demikian Pemkab Purbalingga mampu lebih cepat dalam berbenah dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Sementara itu, Ketua DPC PKB Purbalingga, Slamet Wakhidin tidak berkomentar banyak perihal rekomendasi dua nama tersebut. Namun ia berharap, siapa pun yang menjadi wabup, merupakan sosok yang terbaik dan mampu memberikan pelayanan pada masyarakat Purbalingga.

Ketua DPD PKS Purbalingga, Wiharnanto mengatakan, alasan partainya ikut merekomendasi Tasdi dan Ambar Budi Yuwono tersebut lebih bersifat politis. “Kami ingin yang duduk di legislatif pindah di eksekutif, biar yang legislatif sini belajar lagi. Pak Tasdi juga akan ganti suasana, dulu yang mengkritisi, kini dikritisi,” katanya.

Di sisi lain, Wiharnanto mengakui bahwa PDIP merupakan partai yang besar dan berkuasa saat ini di Purbalingga. Ia memahami jika PDIP memiliki porsi suara lebih dan pihaknya menghormati hal itu. (BNC/tgr)

Tentang Penulis

Leave A Response