Kriminalitas Makin Mengkhawatirkan

Ditulis 13 Feb 2014 - 17:38 oleh Yit BNC

Satu Malam Tiga Kasus

PURBALINGGA (BanyumasNews.Com) – Tindak kriminal di wilayah hukum Polres Purbalingga semakin mengkhawatirkan. Dalam semalam terjadi tiga tindak kejahatan di lokasi yang berbeda.

Kejadian pertama terjadi di Desa Sempor, Kecamatan Kaligondang, sebuah penggilingan padi dibobol oleh pencuri, Kamis (13/2) sekitar pukul 03.00 WIB. Sebanyak 95 karung berisi besar seharga Rp 38,5 juta raib dibawa pencuri.

Kejadian tersebut diketahui pertama kali oleh Sudarso (36) warga RT 2 RW 2 desa setempat. Menurutnya, sebelum kejadian sekitar pukul 01.00, ia yang bekerja sebagai penjaga malam tempat penggilingan padi itu pulang ke rumah. “Begitu balik lagi ke selipan saya kaget karena rantai pintu gerbang sudah terlepas seperti bekas digunting,” katanya.

Karena curiga, ia lalu memberi tahu Joko Susilo (53) yang kebetulan malam itu sedang ronda. Keduanya lalu masuk ke penggilingan padi dan mengecek. Ternyata pintu sudah dalam keadaan terbuka, karena sebelum ditinggal pergi, pintu itu dikunci dari dalam. Setelah dicek beras sejumlah 95 kantong yang ditumpuk di sebelah kanan pintu masuk sudah tidak ada. Mereka lalu memberi tahu kejadian tersebut kepada petugas Polsek Kaligondang.

Sebelumnya, Rabu (12/2) pukul 19.00, seorang pencuri bersenjata tajam menodong Herli Riski Nursahada (16) warga RT 16 RW 8 Desa Pagedangan, Kecamatan Bojongsari di rumahnya. Saat itu, ia yang sedang sendiri di rumah, mendengar suara bel pintu. Ia lalu menuju ruang tamu dan membuka pintu.

“Begitu pintu dibuka, tiba-tiba saya ditodong pisau oleh orang. Dia pakai penutup muka. Saya dipaksa menunjukkan tempat penyimpanan uang. Saya diancam dengan kata-kata kepingin urip apa mati,” tutur korban Herli.

Karena takut, ia pun terpaksa menunjukkan tempat penyimpan uang di lemari kamar orang tuanya. Di tempat itu terdapat uang Rp 5 juta. Setelah berhasil mengambil uang, kemudian pelaku melarikan diri.

Satu setengah jam kemudian, sekitar pukul 20.30, penjambretan terjadi di ruas Jl Desa Karangpule, Kecamatan Padamara. Korban, Kiki Rahmadianitasari (18) warga RT 5 RW 2 Desa Sambeng Wetan, Kecamatan Kembaran, Banyumas yang sedang mengendarai motor dari arah Purbalingga dipepet oleh sepeda motor tak dikenal. Tiba-tiba, tas korban ditarik paksa. Nahas, korban terjatuh dari sepeda motor yang dikendarainya. Tas korban lalu dibawa kabur oleh pelaku.

Beruntung, pada saat bersamaan, dua orang warga, Didi Sugianto (31) dan Toto Paryanti (34) warga desa setempat yang baru pulang dari kolam melihat korban dalam keadaan tergeletak dengan sepeda motor ambruk tak jauh dari korban.

Kedua warga itu lalu menolong korban dan membawanya ke rumah sakit. Mereka juga memberi tahu kejadian itu kepada petugas Polsek Padamara. Akibat kejadian itu, korban menderita patah tulang bagian kaki kiri dan kehilangan ponsel seharga Rp 300 ribu yang berada di dalam tas. (BNC/tgr)

Tentang Penulis

Leave A Response