Misteri Batu Jejak Dasar Laut Lereng Pejawaran

Ditulis 12 Feb 2014 - 20:31 oleh Nanang BNC
FENOMENA alam berupa munculnya bebatuan jejak dasar laut terdapat di lereng pegunungan sebelah barat Desa Sarwodadi, Kecamatan Pejawaran, Kabupaten Banjarnegara. Padahal, daerah tersebut berada di kawasan Dataran Tinggi Dieng yang lokasinya jauh dari pantai.
 Idrus Amanuloh tengah meneliti batuan gamping terumbu di Desa Sarwodadi, Kecamatan Pejawaran, Banjarnegara. (foto ruh)

Idrus Amanuloh tengah meneliti batuan
gamping terumbu di Desa Sarwodadi, Kecamatan Pejawaran, Banjarnegara.
(foto ruh)

Temuan jejak dasar laut berupa batu gamping terumbu yang
merupakan anggota Sigugur F ditemukan oleh ahli geologi, Indrus Amanuloh. Menurut dia, rambatan bebatuan ini mengandung foraminifera besar; Eulepidina, Miogypsina dan Spirochypeus dengan umur Kala Miosen, atau sekitar 23.030.000 tahun yang lalu.
Peristiwa utama yang terjadi pada masa itu antara lain iklim moderat, orogeny di belahan utara, Mamalia dan familia burung modern dikenali, berbagai kuda dan mastodon berkembang, rumput tumbuh di mana-mana dan kera pertama
muncul.
”Batuan ini terbentuk pada kondisi lingkungan laut dangkal
atau zona neritik, di mana pada kondisi ini terumbu akan berkembang dengan baik. Akibat proses pengangkatan dasar laut menjadi daratan dan sedimentasi di atasnya yang kemudian pengaruh suhu dan tekanan menjadikan terumbu terubah menjadi batu gamping,” jelas Idrus yang mantan PNS pada Dinas PSDA dan ESDM Kabupaten Banjarnegara.
Dengan keunikan tersebut, kata dia, Sarwodadi layak untuk
dijadikan tempat wisata. Dengan udara yang sejak karena berada di ketinggian sekitar 1.000 meter diatas permukaan laut akan membawa suasana hati yang tentram dan tenang.
”Morfologi daerah Desa Sarwadadi berupa perbukitan
bergelombang kuat, dengan curah hujan diatas 3.000 mm/tahun, terletak 1.000 meter di atas permukaan air laut. Pemandangan alam yang masih sangat perawan dengan sangat eksotik untuk dinikmati.
Di Sarwodadi juga terdapat Air Terjun Panaraban sehingga menarik dikunjungi bagi mereka yang suka wisata petualangan dengan melakukan susur Sungai Panaraban,” jelas dia. (Ruhito)
Tentang Penulis

Leave A Response