Pemeriksaan Korban Pencabulan Dilakukan Tertutup

Ditulis 07 Feb 2014 - 00:29 oleh Nanang BNC
Korban pencabulan diperiksa secara tertutup di Mapolres Banyumas (foto:nan)

Korban pencabulan diperiksa secara tertutup di Mapolres Banyumas (foto:nan)

BANYUMAS (BanyumasNews.Com) – Pemeriksan terhadap korban pencabulan oleh oknum polisi berinsial S dilakukan secara tertutup. Menurut informasi, korban bukan melapor, namun Kamis (06/02) malam secara mendadak dipanggil polisi untuk dimintai keterangan. Baik pemeriksaan oknum polisi maupun korban sempat diwarnai larangan diliput oleh wartawan teve.

Pada siang harinya, oknum polisi tersebut diperiksa secara tertutup oleh seksi profesi dan pengamanan (Propam) Polres Banyumas. Polisi berpangkat Bripka ini dimintai keterangan seputar tuduhan pencabulan terhadap tiga orang siswi di Jatilawang Banyumas.

Korban dibawa lari anggota Polwan untuk menghindari wartawan (foto:nan)

Korban dibawa lari anggota Polwan untuk menghindari wartawan (foto:nan)

Malam harinya, salah satu korban yang sebelumnya mengadukan nasib ke DPRD Banyumas dipanggil polisi untuk memberi keterangan seputar kasus tersebut. Pemeriksaan secara tertutup ini tercium oleh wartawan sehingga sempat diwarnai pengusiran oleh petugas saat sejumlah jurnalis hendak meliput.

Menurut informasi, sebenarnya tiga korban belum secara resmi melapor ke polisi. Namun karena kabar tersebut cepat beredar luas, sehingga membuat gerah aparat kepolisian. Polisi secara mendadak kemudian memanggil salah satu korban.

Sementara Gus Dullah,seorang pendamping korban berharap agar kasus tersebut segera diselesaikan sesuai prosedur hukum. “ Kita berharap kasus ini segera diselesaikan agar bisa menciptakan rasa keadilan dan efek jera terhadap pelakunya,” ujar Gus Dullah yang akrab dipanggil Guse ini.

Hingga kini belum satupun aparat yang mau memberikan keterangan secara resmi kepastian dugaan terlibatnya anggota kepolisian. Polisi masih akan terus mengembangkan dengan memeriksa korban lainnya.

 

Tentang Penulis

Leave A Response