60 Guru Ikuti Pelatihan Seni Musik Nusantara

Ditulis 06 Feb 2014 - 15:52 oleh Yit BNC

guru mapel seni budayaBANJARNEGARA (BanyumasNews.Com) – Sekitar 60 orang guru mata pelajaran (mapel) seni budaya SMP se-Kabupaten Banjarnegara mengikuti Pelatihan Peningkatan Kompetensi Seni Musik Nusantara. Kegiatan dilangsungkan di ruang musik SMP Negeri 3 Bawang, dimulai Rabu (6/2).

Ketua panitia kegiatan, Heru Prihanto, M. Pd menjelaskan, pelatihan dilaksanakan selama 5 kali, dengan durasi pembelajaran masing-masing tujuh jam setiap pertemuan. Heru menerangkan, pelatihan ini ditujukan terutama untuk guru seni budaya yang berlatar belakang non musik.

“Tujuannya untuk berbagi ilmu. Sasaran utamanya guru seni yang berlatar belakang non musik, yaitu seni tari dan seni rupa,” terangnya,” harapannya lewat forum ini akan ada sharing ilmu dari guru seni berlatar belakang pendidikan seni musik kepada guru seni dengan background seni tari dan seni rupa.”

Dipilihnya SMP 3 Bawang sebagai lokasi kegiatan, karena sekolah ini mempunyai fasilitas lab musik yang cukup lengkap. “Sekolah ini telah memiliki gamelan slendro maupun pelog yang cukup bagus, seperangkat kolintang, hingga instrumen modern seperti keyboard dan grand piano elektrik. Jadi layak untuk pelatihan musik nusantara,” ujar Heru Prihanto.

Dari teori dasar musik hingga ensemble

Siwi Catur Dwi Lestari, S. Pd mewakili MGMP Seni Budaya Budaya SMP saat membuka kegiatan mengatakan, ia menaruh apresiasi yang tinggi atas kreativitas para guru hingga tercetus ide pelatihan seperti ini. Pihaknya berharap kedepan juga perlu dilaksanakan kegiatan serupa, konsentrasi bisa seni tari maupun seni rupa. “Jika kegiatan dapat terlaksana secara bergantian, akan tercipta hubungan yang saling menguntungkan. Guru non musik dapat meningkatkan kompetensi dalam bidang musik, sebaliknya guru musik dapat meningkat kemampuannya dalam mengajar seni rupa, tari, bahkan teater.”

Materi yang diberikan cukup lengkap dan terpadu. Mulai dari pengetahuan budaya, mengenal paranada, ilmu harmoni, musik nusantara hingga praktek ensembel musik (memainkan beberapa jenis instrumen secara bersama dan harmonis). Peserta diwajibkan hadir minimal empat kali untuk memenuhi jam pelajaran. Di akhir kegiatan akan ada evaluasi, bagi yang memenuhi syarat akan mendapatkan sertifikat.

Salah seorang peserta, Kuswanto, dari SMP 3 Klampok mengaku gembira dapat mengikuti pelatihan ini. “Ilmu saya bertambah dan semakin mantap untuk mengampu pelajaran seni musik di sekolah saya,” katanya. (BNC/Tgr)

Tentang Penulis

Leave A Response