Terjun ke Politik, Enam Pelaku PNPM Mandiri Mundur

Ditulis 03 Feb 2014 - 17:46 oleh Yit BNC
|
Berita Kategori
Tak Berkategori
75
Dalam Tag

PURBALINGGA (BanyumasNews.Com)  – Enam pelaku Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri Perdesaan di sejumlah wilayah di Purbalingga menyatakan mengundurkan diri. Mereka memilih untuk terjun ke dunia politik dengan menjadi calon anggota legislatif (caleg) sejumlah partai politik.

Fasilitator Pemberdayaan PNPM MPd Purbalingga Mujadid, S.TP, MM mengungkapkan, para pelaku PNPM harus mundur jika terjun ke politik praktis, hal ini untuk mencegah terjadinya konflik kepentingan dalam menjalankan tugas pemberdayaan. Pengunduran diri para pelaku PNPM itu juga mendasarkan pada surat Dirjen Pembangunan Masyarakat Desa (PMD) Kementerian Dalam negeri nomor 414.2/7211/PMD yang ditujukan kepafa gubernur, bupati lokasi PNPM MPd.

“Dalam surat itu pelaku PNPM MPD mulai dari pengurus UPK (Unit Pengelola Kegiatan), Badan Kerjasama Antar Desa (BKAD), PL (Petugas Lapangan), KPMD (Kader Pemberdayaan Masyarakat Desa), harus mundur dari PNPM,” kata Mujadid, Senin (3/2).

Mujadid menjelaskan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Satker PNPM tingkat kabupaten, dan Panwas Pemilu untuk mengecek dan mendata nama-nama pelaku PNPM yang masuk dalam Daftar Calon tetap (DCT) Pemilu 2014. “Dari penelusuran kami, ada enam orang yang masuk DCT dan selanjutnya mereka diminta untuk memilih apakah mengundurkan diri atau memilih tetap beraktifitas di kegiatan PNPM,” katanya.

Keenam pelaku PNPM itu selanjutnya menyatakan mundur. Mereka terdiri Suhadir (BKAD Kalimanah), Martopo (BP UPK Bukateja), Sugimin (BKAD Mrebet), Rokip (BKAD Kertanegara, Sumaryo (BKAD Kertanegara), dan Munji Wibowo (BKAD Karangreja).

“Dengan mundurnya mereka, mudah-mudahan jika terpilih nanti sebagai anggota legislatif diharapkan mampu mendorong kemajuan program PNPM mandiri perdesaan, karena mereka memiliki peran strategis sebagai pengawas, penganggaran dan regulasi,” tambah Mujadid. (BNC/tgr)

 

Tentang Penulis

Leave A Response