Bonek Gelar Demo, Tuntut Kongres PSSI Dibubarkan

Ditulis 26 Jan 2014 - 15:52 oleh Joko Pujakesuma
|
Berita Kategori
Tak Berkategori
303
Dalam Tag

demo bonek persebaya 1927

SURABAYA (BanyumasNews.com) – Kongres Tahunan PSSI yang digelar di Surabaya mulai hari ini, Ahad (26/1), dijadikan kesempatan untuk unjuk rasa oleh suporter Persebaya 1927, klub yang diklaim bonek sebagai Persebaya asli namun tak diakui oleh PSSI.

Suporter Persebaya 1927 yang dikenal dengan sebutan Bonek lalu mendatangi jalanan di sekitar Hotel Shangri-La, tempat kongres digelar. Mulai Ahad (26/1) pagi, massa memblokir Jl. Mayjen Sungkono dari arah Jl. Adityawarman di sebelah timur.

Semakin siang massa bertambah banyak, dari awalnya hanya ratusan orang kini sudah mencapai ribuan orang. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan pihak kepolisian memasang pagar kawat berduri di akses masuk hotel, terutama di bagian depan.

Limpahan massa membuat Jl. Mayjen Sungkono, Jl. Adityawarman, serta bundaran Satelit di sebelah barat Jl. Mayjen Sungkono macet. Petugas kepolisian berupaya mencegah kemacetan semakin parah dengan menyuruh kendaraan memutar balik.

Protes Status Persebaya 1927
Bonek mendatangi Hotel Shangri-La untuk memprotes keputusan PSSI yang telah memutuskan tidak mengakui Persebaya 1927 pada kongres tahunan sebelumnya di Jakarta. Akibatnya, Persebaya 1927 tidak bisa mengikuti kompetisi resmi di bawah PSSI musim ini.

PSSI sendiri lebih mengakui Persebaya yang menginduk pada PT Mitra Muda Inti Berlian, sebuah perusahaan kontraktor. Musim lalu, Persebaya yang baru dibentuk pada 2010 tersebut berlaga di Divisi Utama LSI menggantikan Persebaya versi Saleh Ismail Mukadar yang sejak awal 2011 mengikuti Liga Primer Indonesia dengan nama Persebaya 1927.

“Silakan bikin liga sendiri tapi jangan bubarkan Persebaya 1927,” ujar Komisaris PT Persebaya Indonesia, Saleh Mukadar, kepada wartawan di lokasi demo.

Menurut Saleh, PSSI seharusnya mengesahkan Persebaya 1927 karena menurut sejarah klub itulah Persebaya asli. Saleh juga mengingatkan bahwa pemain tim nasional yang jadi primadona saat ini, M. Taufik, Andik Vermansyah, dan Evan Dimas, merupakan produk Persebaya 1927 yang tak diakui PSSI.

“Dan jangan lupa, Persebaya didirikan oleh walikota Surabaya dan sudah ada 9 walikota Surabaya yang sudah mengurusnya,” tambah Saleh dengan semangat meluap-luap.

Tentang Penulis

Leave A Response