Lagi, Penambangan Emas Ilegal di Gumelar Memakan Korban

Ditulis 24 Jan 2014 - 18:11 oleh Nanang BNC
Setelah lima jam, tubuh penambang emas di Desa Paningkaban Gunmelar, Banyumas berhasil dievakuasi (foto:nan)

Setelah lima jam, tubuh penambang emas di Desa Paningkaban Gunmelar, Banyumas berhasil dievakuasi (foto:nan)

BANYUMAS (BanyumasNews.Com) – Penambangan emas ilegal yang berada di Desa Paningkaban Kecamatan Gumelar, Banyumas Jawa Tengah kembali memakan korban. Kali ini dua orang penambang tewas , Jumat (24/01) terjebak di dalam lubang diduga karena kehabisan oksigen. Saat upaya evakuasi dilakukan sejumlah wartawan sempat diusir oleh warga dan pemilik penambangan.

Menurut Sutaryo (39) warga setempat, dua orang penambang bernama Karno (27) warga Brebes dan Kosim (40) warga Tasikmalaya, Jawa Barat ini sedang mencari emas di kedalaman sekitar 13 meter tiba-tiba terkulai lemas diduga akibat kehabisan oksigen.IVM_NAN_240114_DUA_PENAMBANG_TEWAS_1-2 003

“ Saat itu kedua korban sedang berada di dalam lubang yang memiliki diametr satu setengah meter . Mendadak genset yang digunakan untuk lampu di dalam lubang itu mati. Tak berapa lama saya dan warga lain yang berada di sekitar lubang menemukan keduanya sudah tak bernyawa,” ujar Sutaryo.

Proses evakuasi yang diwarnai pengusiran sejumlah wartawan ini berlangsung lama karena kedua korban saling bertumpukan. sekitar tiga jam evakuasi baru berhasil.

Meski musibah tewasnya penambang sudah terjadi berulangkali, namun hingga kini pihak kepolisian maupun pemkab Banyumas tidak mau menutupnya. Selain sudah memakan puluhan korban, penambangan ilegal ini juga mengancam rusaknya lingkungan di daerah tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, musibah tewasnya penambang pada tahun 2010 dan 2012 juga menewaskan dua orang. Bahkan pada tahun 2012 seorang wartawan yang tengah meliput nyaris menjadi korban amuk warga dan pemilik penambangan.

Kusworo (47) ,wartawan Transtv yang menjadi korban sudah melapor ke polisi. Namun kasusnya hingga kini berhenti di tengah jalan. Sejumlah kalangan pers menilai sangat lemahnya perlindungan hukum bagi pekerja pers di Banyumas. Hal ini terjadi karena penegak hukum tidak bisa bertindak tegas.

Tentang Penulis

Leave A Response