Asyik Duduk di Gubuk,Petani Pekuncen Tewas Tersambar Petir

Ditulis 07 Des 2009 - 23:35 oleh Banyumas1

BANYUMAS-Sedang asik merokok di sebah gubuk ditengah sawah, seorang petani Dusun Lamban Desa Karangklesem Kecamatan Pekuncen Banyumas tewas tersambar petir.Diduga petir yang datang saat hujan deras itu merambat ke tubuh korban melalui pohon yang berada disisi gubuk. Polisi yang melakukan identifkasi tidak menemukan adanya unsur kesengajaan pada kematian korban.

Tubuh Ruswadi (64) ini ditemukan pertamakali oleh Rasinah (34), anaknya.Saat ditemukan, korban dalam keadaan terbaring diatas jerami.

“Saya menemukan bapak sudah lemas tak berdaya. Saya lalu minta tolong,” ujar Rasinah

Polisi periksa gubuk ditengah sawah, tempat korban yang tewas tersambar petir (foto:tia/BNC)

Polisi periksa gubuk ditengah sawah, tempat korban yang tewas tersambar petir (foto:tia/BNC)

.

Pihak keluarga yang tidak percaya dengan kematian tersebut, sempat membawa korban ke Puskesmas Pekuncen. Namun dokter menyatakan, pria beranak lima itu telah tewas saat berada di lokasi.

Polisi yang melakukan pemeriksaan di lokasi, menemukan topi korban yang robek dibagian atas dan diduga akibat sambaran petir tersebut. Sementara tubuh korban mengalami gosong hampir seluruh bagian punggungnya.

Polisi menduga korban telah tewas satu jam lalu. Namun karena selain jauh dari pemukiman, saat itu tengah hujan deras, sehingga tak ada warga yang mengetahuinya.Diduga korban saat itu tidak langsung tersambar, namun petir itu terlebih dulu menyambar pohon mangga yang berada di sisi gubuk.

Karena kulit pohon yang menjadi sandaran korban terlihat mengelupas. Untuk mengungkap penyebab pasti kematian korban, polisi kini masih meminta keterangan sejumlah warga, termasuk anak korban (banyumasnews.com/tia)

Tentang Penulis

1 Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. wilotix parakan deog 09/12/2009 pukul 10:33 -

    Inalillahi wa inalillahi ro ji un, moga moga almarhum ketampa dening Gusti Allah. Amin.

Leave A Response