Diguyur Hujan Sejak Jumat, Pekalongan Banjir

Ditulis 19 Jan 2014 - 07:53 oleh Ratna Dewi

(Foto: Faathimatuzzahro/BNC)

(Foto: Faathimatuzzahro/BNC)

PEKALONGAN (BanyumasNews) – Hujan yang mengguyur kawasan Pantura sejak Jumat (17/1) membuat sejumlah kawasan di Kabupaten Pekalongan mulai tergenang air dengan tinggi bervariasi antara 10-30 cm.

Menurut informasi yang dihimpun BanyumasNews.com, kawasan Jeruksari, Kec. Tirto, merupakan wilayah terparah. Warga empat desa di daerah pantai tersebut bahkan sudah diungsikan sejak Sabtu (19/1) malam.

“Jeruksari paling parah. Air laut meluap ke darat, sedangkan dari darat air mengalir ke laut, jadi mereka terkepung,” demikian penjelasan Abud Furqon, relawan Pekalongan Peduli. kepada BanyumasNews.com ketika dihubungi via telepon, Minggu (19/1) pagi.

“Warga di empat desa di Jeruksari sudah diungsikan sejak tadi malam (Sabtu malam, Red.),” tambah Abud lagi.

Air juga tampak menggenangi jalur pantura di Desa Wiradesa, tepatnya di perempatan Wiradesa. Ketinggian air bervariasi antara 10-15 cm, membuat kendaraan hanya bisa bergerak lambat.

Di Desa Purwodadi, Kec. Sragi, warga dibantu relawan Pekalongan Peduli bergotong-royong membangun tanggul untuk mencegah air masuk menggenangi desa mereka.

“Kami bersama warga membangun tanggul sejak tadi malam, mudah-mudahan banjir tidak masuk ke desa,” kata Abud.

Tentang Penulis

Ibu dua anak, pengelola toko online. Kontributor BanyumasNews.com, tinggal di Kec. Taman, Pemalang.

Leave A Response