Warga Resah,Macan Kelaparan Sanggongi Kampung

Ditulis 16 Jan 2014 - 17:37 oleh Nanang BNC

 

Warga Desa Dawuhan Kedungbanteng, Banyumas resah, munculnya macan di kampung (foto:nan)

Warga Desa Dawuhan Kedungbanteng, Banyumas resah, munculnya macan di kampung (foto:nan)

BANYUMAS (BanyumasNews.Com) – Dalam sepekan ini warga desa Dawuhan Kulon, Kecamatan Kedungbanteng  Banyumas, Jawa Tengah resah karena sosok binatang yang

berkeliaran di desa itu. Warga menduga binatang berbulu keemasan itu merupakan harimau kumbang yang sedang mencari makan. 

Munculnya sosok yang belakangan diduga merupakan harimau, binatang ini kerap terlihat di

Harimau kerap terlihat di kolam ikan warga Desa Dawuhan Kulon, Kedungbanteng, Banyumas (fotonan)

Harimau kerap terlihat di kolam ikan warga Desa Dawuhan Kulon, Kedungbanteng, Banyumas (fotonan)

komplek rumah warga shingga membuat warga ketakutan. Beberapa warga melihat harimau ini berada di dekat kolam ikan, hewan ini yang sedang kelaparan ini diduga akan memangsa ikan, pemilik kolam tidak berani mengusir hewan tersebut.

“ Hewan berbulu kuning ini biasanya muncul pada malam hari, meskipun dilakukan ronda, kami tak ada satupun warga yang berani mendekat. Biasanya kami mengusirnya dengan lampu senter, “ ujar Pandi (30), warga setempat.

Keresahan warga inilah yang membuat anggota polsek Kedungbanteng, Kamis (16/01) siang melakukan pengecekan ke lokasi. Disejumlah tempat terdapat bekas tapak kaki serta bulu berwarna kuning yang merupakan bulu harimau.

Hutan di Desa Dawuhan Kulon Kedungbanteng, Banyumas bermukim Harimau kumbang  (foto: nan)

Hutan di Desa Dawuhan Kulon Kedungbanteng, Banyumas bermukim Harimau kumbang (foto: nan)

Menurut Kapolsek Kedungbanteng AKP Sambas Budi Waluyo, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Badan Konnservasi Sumber Daya Alam (BKSA) Cilacap. “Kalau benar itu harimau, polisi meminta agar tidak dilukai dan dibunuh ka/bksda/ rena ini hewan yang dilindungi,” ujar Kapolsek.

Menurut informasi dari BKSDA, di hutan lereng Gunung Slamet memang menjadi habitat macan tutul, hanya saja, populiasinya belum terdata karena belum dilakukan penelitian mendalam.

Tentang Penulis

Leave A Response