Hendra-Ahsan Siap Pertahankan Gelar di Malaysia Open

Ditulis 14 Jan 2014 - 18:35 oleh Eko Nurhuda
|
Berita Kategori
Tak Berkategori
133
Dalam Tag
Hendra-Ahsan, Hendra Setiawan, Mohamad Ahsan

Hendra Setiawan dan Muhammad Ahsan saat diarak di Pemalang, Agustus 2013 lalu. (Foto: Eko/BNC)

BanyumasNews.com – Jelang kompetisi bulutangkis Malaysia Open, pasangan ganda putra Indonesia Hendra Setiawan-Mohammad Ahsan menyatakan siap mempertahankan gelar juara yang mereka raih tahun lalu.

Malaysia Open Superseries Premier berlangsung mulai hari ini, Selasa (14/1) hingga 19 Januari 2014 nanti. Ganda putra asal Pemalang dan Palembang tersebut adalah juara Malaysia Open tahun lalu. Kala itu Hendra-Ahsan mengalahkan ganda Korea Selatan, Lee Yong Dae/Ko Sung Hyun.

Kini, jelang keikut-sertaan mereka di ajang yang sama, Hendra-Ahsan yang juga adalah juara Kejuaraan Dunia 2013 ini bertekad bakal mempertahankan gelar mereka di Kuala Lumpur.

“Kami memang ingin sekali mempertahankan gelar juara Malaysia Open yang kami raih tahun lalu. Apalagi turnamen ini sudah naik level jadi super series premier, jadi kami lebih bersemangat. Target kami adalah juara, semoga kami bisa memberikan penampilan terbaik,” demikian kata Hendra seperti dikutip Badmintonindonesia.org.

Sebagai juara bertahan Malaysia Open, Hendra-Ahsan ditempatkan sebagai unggulan pertama turnamen berhadiah total USD 500 ribu ini. Keduanya sudah melakukan persiapan dengan berlatih keras di Pelatnas Cipayung.

Hendra-Ahsan bakal mengawali kiprah mereka di Malaysia Open dengan menghadapi pasangan Inggris, Chris Adcock/Andrew Ellis. Adcock-Ellis saat ini berperingkat 13 dunia, jauh di bawah ganda putra Indonesia yang merupakan peringkat satu dunia. Meski begitu, kedua pebulutangkis sepakat tak mau memandang remeh lawan.

“Kami mau fokus satu demi satu pertandingan dulu, mulai dari babak pertama. Ini adalah turnamen kelas premier, jadi lawan-lawannya pasti bukan pemain sembarangan,” kata Hendra lagi.

“Pertahanan Adcok/Ellis cukup rapat, tidak mudah menembus mereka dalam sekali dua kali serangan saja. Selain itu, pergerakan mereka juga cepat. Sebetulnya, pasangan Korea juga punya pertahanan yang kuat. Bedanya, pasangan Inggris ini lebih rapi lagi mainnya,” tambahnya lagi.

Wajar jika Hendra memasang kewaspadaan penuh. Pasalnya, grafik permainan calon lawan terus meningkat. Malah di kejuaraan Korea Open Superseries yang baru saja berakhir, Adcock-Ellis membuat kejutan dengan mengalahkan ganda putra peringkat lima dunia asal Cina, Liu Xiaolong/Qiu Zihan.

Gelar Malaysia Open 2013 merupakan gelar superseries pertama bagi Hendra-Ahsan. Jadi, pasangan yang baru dipasangkan usai Olimpiade 2012 ini bakal berjuang mati-matian untuk mempertahankannya.

Selamat berjuang, Hendra-Ahsan!

Tentang Penulis

Eko Nurhuda, kontributor tetap BanyumasNews.com. Berdomisili di Pemalang, Jawa Tengah.

Leave A Response