Ketinggian Air di Pintu Air Berkurang, Banjir Jakarta Mulai Surut

Ditulis 14 Jan 2014 - 12:05 oleh Joko Pujakesuma

jakarta banjir 2014

JAKARTA (BanyumasNews.com) – Bertepatan dengan pringatan Maulud Nabi Muhammad SAW, Selasa (14/1) ini, banjir yang menggenangi Jakarta sejak beberapa hari terakhir tampak mulai surut. Hujan yang mengguyur ibu kota juga tak datang sejak pagi.

Redanya hujan membuat ketinggian air di sejumlah pintu air di Jakarta tampak menurun meski hanya sedikit. Menurut Pusat Pengendalian Operasional Penanggulangan Bencana BPBD DKI Jakarta, penurunan ketinggian air di sebagian pintu air hanya dalam bilangan beberapa centimeter.

Sebagai contoh pintu air Angke Hulu. Pada Senin (13/1) malam pukul 24.00 WIB, ketinggian di pintu air ini mencapai 300 cm. Namun pagi ini, Selasa (14/1) pukul 06.00 WIB, ketinggian air telah menurun sebanyak 15 cm menjadi 285 cm.

Demikian pula pintu air Cipinang Hulu yang tadi malam ketinggian airnya mencapai 120 cm, pagi ini hanya setinggi 100 cm. Meski demikian, penurunan sebanyak 20 cm tersebut masih menempatkan pintu air Cipinang Hulu dalam kategori Siaga 4.

Ketinggian air tertinggi hingga pagi ini terpantau ada di pintu air Manggarai, yakni setinggi 775 cm (Siaga 3). Disusul pintu air Karet (520 cm, Siaga 3), pintu air Pulogadung (365 cm, Siaga 4), dan pintu air Angke Hulu (285 cm, Siaga 2).

Sedangkan pintu air dengan volume air terendah adalah Katulampa dengan ketinggian hanya 50 cm (Siaga 4). Lalu pintu air Sunter Hulu (75 cm, Siaga 4), pintu air Krukut Hulu (80 cm, Siaga 4), dan pintu air Pesanggrahan (90 cm, Siaga 4).

Tentang Penulis

Leave A Response