Hilangkan Stres di Tuk Bening Kaligua Brebes

Ditulis 09 Jan 2014 - 09:59 oleh Nanang BNC
Tahun-2014-Tuk-Bening-Kaligua-Brebes-dipercantik (foto: wid)

Tahun-2014-Tuk-Bening-Kaligua-Brebes-dipercantik (foto: wid)

JIKA anda termasuk orang yang memiliki mobilitas kerja yang tinggi dan membutuhkan suasana yang bisa menghilangkan kejenuhan, datang saja ke Tuk atau Telaga Bening di komplek perkebunan Kaligua Desa Pandansari , Kecamatan Paguyangan, Brebes, Jawa Tengah.
Kesan yang pertama adalah sejuk dan alami. Karena suara gemericik air dari tuk menjadi nyanyian alam yang selalu menghiasi kawasan tersebut. Air Tuk Bening benar-benar memang bening dan bersih dari polusi kotoran.
Telaga ini terletak di kawasan Kebun Teh Kaligua yang merupakan salah satu obyek wisata di Kabupaten Brebes yang berada dalam pengelolaan PT Perkebunan Nusantara IX. Kawasan tersebut berada di kaki Gunung Slamet pada ketinggian antara 1.500 hingga 2.100 meter di atas permukaan air laut.
Kaligua didominasi tanaman teh yang tertata rapi. Meskipun demikian, kawasan tersebut juga menawarkan fasilitas wisata lain yang tak kalah istimewa seperti arena kegiatan luar ruang (outbond), yang terletak pada satu kawasan.
Tahun-2014-Tuk-Bening-Kaligua-Brebes-dipercantik (foto:gun)

Tahun-2014-Tuk-Bening-Kaligua-Brebes-dipercantik (foto:gun)

Air Tuk Bening berasal dari sumur dalam tanah. Air tersebut belum terkontaminasi kotoran, sehingga layak untuk diminum.

Untuk mencapai lokasi Tuk Bening maupun arena outbond, pengunjung bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun menyewa kereta wisata yang disediakan oleh pengelola obyek wisata tersebut. Kereta dengan kapasitas tujuh orang tersebut dapat dinikmati dengan biaya Rp 100.000.
Paket wisata disini harganya terjangkau. Terdapat 19 kamar penginapan dengan harga bervariasi, mulai dari Rp 20.000 hingga Rp 300.000 per malam.
Mau kesana? Darimanapun anda , cukup turun di terminal Bumiayu dan menuju Kebun Teh Kaligua dengan menggunakan sepeda motor, dapat dicapai dalam waktu sekitar 30 (nan)
Tentang Penulis

Leave A Response