Menilik Kiprah Para Pereli Wanita di Reli Dakar 2014

Ditulis 08 Jan 2014 - 07:27 oleh Eko Nurhuda
|
Berita Kategori
Tak Berkategori
125
Dalam Tag
Rosa Romero Font Reli Dakar

Rosa Romero Font, salah satu pereli wanita di ajang Reli Dakar 2014.

BanyumasNews.com – Reli Dakar terkenal sebagai ajang reli paling berat. Namun, siapa sangka jika kejuaraan reli yang menempuh jarak puluhan ribu kilometer dan melintas banyak negara ini juga diikuti para pereli wanita.

Tak sekedar jadi pemanis kompetisi, para pereli wanita di Reli Dakar bahkan sempat menorehkan prestasi. Jutta Kleinschmidt contohnya. Pereli wanita asal Jerman ini adalah juara kategori mobil pada edisi 2011.

Prestasi Jutta membuatnya tercatat sebagai wanita pertama dan satu-satunya yang pernah menjadi juara Reli Dakar. Bagaimana dengan gelaran tahun ini?

Pada edisi 2014 ini tercatat lima nama pereli wanita di berbagai kategori. Di kategori motor ada dua pebalap wanita asal Spanyol, Laia Sanz dari tim KH-7 Honda dan Rosa Romero Font yang memperkuat tim Vision Advisors-Pedrega. Sedangkan di kategori mobil terdapat nama Isabelle Patissier (Prancis/Delli-Zotti Competition) dan Alicia Reina (Argentina/Pasion Rally).

Satu lagi pereli wanita terdapat di kategori quad. Namanya Camelia Liparoti, pebalap asal Italia yang memperkuat tim Quadssvmag.com.

Di antara kelima pereli wanita tersebut, Isabelle Patissier adalah yang paling senior. Wanita Prancis ini sudah berpartisipasi di Reli Dakar sejak tahun 2002. Sedangkan Alicia Reina menjadi debutan di ajang reli yang menempuh rute lintas benua tersebut.

Jumlah wanita di Reli Dakar semakin bertambah jika para navigator dan mekanik wanita ikut dihitung. Tercatat ada tiga navigator dan seorang mekanik wanita di gelaran tahun ini. Mereka adalah Annie Seel asal Swedia, navigator tim Polaris Racing International. Lalu ada Adriana Alida Andreani (Argentina/Plumi Rally) dan Susan Jones (Inggris/Rally Raid UK). Seorang lagi adalah Eleonora Dal Pra asal Italia, mekanik tim Pandakar yang bertarung di kategori truk.

Sementara itu hasil Etape I yang menempuh rute Rosario-San Luis sejauh 800 km menempatkan Carlos Sousa dan Joan Barreda Bort sebagai penguasa. Sousa menjadi yang tercepat di kategori mobil catatan waktu 2 jam 20 menit 36 detik, sedangkan Barreda menguasai kategori motor dengan catatan waktu 2 jam 25 menit 31 detik.

Etape II yang digelar Senin (6/1) menyajikan rute San Luis-San Rafael yang berjarak 433 km. Juara bertahan Stephane Peterhansel berhasil keluar sebagai pemenang kategori mobil di etape II ini. Peterhansel membukukan catatan waktu 3 jam 52 menit 05 detik.

Tentang Penulis

Eko Nurhuda, kontributor tetap BanyumasNews.com. Berdomisili di Pemalang, Jawa Tengah.

Leave A Response