Tak Sesuai Target, Pemberlakuan e-KTP Nasional Ditunda

Ditulis 07 Jan 2014 - 08:40 oleh Eko Nurhuda
menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi

menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi

JAKARTA (BanyumasNews.com) – Target pendataan serta pembuatan e-KTP diakui Kementerian Dalam Negeri meleset dari target semula. Sebagai akibatnya, pemberlakukan sistem KTP elektronik pun harus ditunda sampai seluruh warga mendaftarkan diri.

Awalnya, Kemdagri merencanakan pemberlakukan efektif KTP elektronik secara nasional dilakukan mulai 1 Januari 2014. Namun karena masih banyak warga yang belum merekam data kependudukan serta belum memiliki e-KTP secara fisik, maka rencana ini diundur.

“Kalau berlaku, sebenarnya (e-KTP, Red.) sudah mulai berlaku. Tetapi efektif 100 persen (secara nasional) itu bisa kita geser tanggalnya,” demikian kata Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi di Jakarta, Senin (6/1) lalu.

Gamawan menambahkan, banyaknya warga yang belum mendatangi kantor kecamatan untuk merekam data kependudukan disebabkan oleh banyak faktor. Salah satunya adalah jauhnya letak kantor kecamatan dari tempat domisili warga. Tak tersedianya angkutan umum membuat warga akhirnya malas menuju ke kantor kecamatan.

Ada juga warga yang enggan mengganti KTP lamanya menjadi e-KTP karena masa berlakunya seumur hidup. Jadi mereka beranggapan tak perlu lagi mengganti KTP karena sudah berlaku sampai mati.

Sudah Dapat Digunakan
Meski pemberlakuannya secara nasional ditunda, e-KTP sudah dapat digunakan oleh warga yang telah memilikinya. Sama seperti KTP lama, e-KTP dapat digunakan untuk berbagai keperluan di lembaga pelayanan publik atau instansi lainnya, termasuk untuk keperluan pendaftaran program Pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat, seperti Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). (ant)

Tentang Penulis

Eko Nurhuda, kontributor tetap BanyumasNews.com. Berdomisili di Pemalang, Jawa Tengah.

Leave A Response