Telkomsel Resmi Operasikan Desa Berdering

desaberdering1JAKARTA–Untuk memperluas jangkauan telekomunikasi hingga ke pelosok pedesaan, , Telkomsel secara resmi mengoperasikan desa berdering dengan melakukan penggelaran layanan akses telekomunikasi dan informatika di sekitar 25.000 desa di Indonesia.
Peresmian beroperasinya Desa USO dilakukan langsung oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono , Senin (30/11) yang ditandai dengan melakukan komunikasi teleconference dari Istana Negara di Jakarta ke dua titik desa USO (Universal Service Obligation) . Yakni  Desa Sebandut, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat,  dan Desa Buwun Mas, Kabupaten Lombok Barat, Nusa Tenggara Barat.
Awal tahun ini Telkomsel resmi mendapat amanah dari pemerintah untuk menggelar program USO di 24.051 desa yang meliputi wilayah Sumatera, Jawa, Bali, Nusa Tenggara, dan Kalimantan. Kepastian ini diperoleh Telkomsel setelah menjadi pemenang lelang USO baik dari aspek teknis dan biaya, di mana telah diumumkan oleh panitia dari Kementerian Kominfo melalui surat No. 60 dan 69/PL-USO/PAKET/BTIP-BLU/KOMINFO/1/2009.
Direktur Utama Telkomsel Sarwoto Atmosutarno dalam rilisnya yang diterima www.banyumasnews.com menjelaskan,  melalui program USO, Telkomsel mempertegas komitmen dalam upaya melayani dan memajukan seluruh wilayah Indonesia yang selama ini kesulitan mendapatkan layanan telekomunikasi. Telkomsel diberi amanah untuk melayani 24.051 desa, namun dalam rangka mendukung program 100 hari pemerintah kami berkomitmen untuk menyelesaikan penggelaran layanan akses telekomunikasi dan informatika hingga 25.000 desa.”
Saat ini seluruh material dan infrastruktur perangkat USO telah terkirim ke lokasi dan hingga kini telah beroperasi di 19.000 titik desa. Perangkat USO untuk desa-desa lainnya sedang dalam proses instalasi.
Untuk mengakomodasi kebutuhan layanan telekomunikasi, Telkomsel menambah Satuan Sambungan Telepon (SST) menjadi 2 SST berupa 2 FWT di setiap desa USO. Di samping itu, Telkomsel juga menghadirkan Desa Pinter (Desa Punya Internet) dan Pusyantip (Pusat Layanan Telekomunikasi dan Informasi Perdesaan) berupa Portal Lumbung Desa untuk menambah kemanfaatan program USO.
Desa Pinter dimaksudkan untuk menghilangkan kesenjangan informasi dan pendidikan, karena dengan adanya komputer yang dilengkapi akses internet, masyarakat dapat mengakses informasi apapun termasuk dunia pendidikan dan pengetahuan lainnya. Untuk saat ini Telkomsel menghadirkan 3 Desa Pinter di setiap propinsi.
Sementara Layanan Pusyantip Portal Lumbung Desa dimaksudkan untuk memajukan perekonomian daerah, di mana seluruh nomor FWT di seluruh desa USO dapat berbagi informasi via SMS (misal: kebutuhan pupuk, bibit, hasil panen, hasil laut, dan lain-lain) yang akan diteruskan ke Portal Lumbung Desa dan website internet, sehingga semua pihak bisa tahu kendala dan potensi suatu daerah.
Untuk mempercepat penggelaran jaringan layanan USO agar lebih efektif dan efisien, Telkomsel menciptakan metode inovatif yang diberi nama MEDIAna (Media Evaluation Deployment Integrated Analysis). Dengan adanya aplikasi MEDIAna ini, jajaran Telkomsel dan mitra vendor dapat memperoleh informasi data kondisi daerah sebagai dasar kebutuhan Solusi Teknologi (ST) di daerah tersebut, sekaligus memiliki kemampuan Asset Management untuk menghitung nilai aset secara otomatis.
Sebagai solusi komunikasi bagi daerah-daerah terpencil di negara kepulauan seperti Indonesia, Telkomsel juga menciptakan inovasi BTS Pico via VSAT-IP berbasis teknologi selular berkonsep “Remote Solution System” pertama di dunia. Telkomsel juga telah mengimplementasikan inovasi sumber listrik alternatif ramah lingkungan dengan memanfaatkan tenaga matahari (solar cell), tenaga air (micro hydro), dan tenaga angin (win turbin) untuk mensolusi masalah listrik yang melanda sebagian wilayah Indonesia.
“Dengan melakukan penggelaran program USO hingga ke pelosok negeri, kami harapkan layanan Telkomsel dapat menjangkau seluruh wilayah populasi Indonesia,  sehingga ke depannya Negara Kesatuan Republik Indonesia benar-benar terajut indah dengan adanya jaringan komunikasi,” ujar Sarwoto.  (banyumasnews.com/tgr)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.