Adik Kandung Bupati Banyumas Pimpin Golkar Jateng

SEMARANG – Wakil Ketua Dewan Penasihat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Jateng yang juga pengusaha nasional asal Banyumas, Wisnu Suhardono, terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD Partai Golkar Jateng periode 2009 – 2014. Wisnu yang juga adik kandung Bupati Banyumas Drs H Mardjoko, MM menggantikan Bambang Sadono, SY, SH,MH. Wisnu terpilih dalam Musda ke-8 Partai Golkar yang digelar di Semarang, Sabtu (28/11) malam.

Terpilihnya Wisnu Suhardono telah diprediksi sejak awal. Hampir 50 persen DPD Partai Golkar di Jateng memberikan dukungan kepada Wisnu. Apalgi setelah dipastikan Bambang Sadono tidak mencalonkan lagi sebagai ketua. Dukungan terhadap Wisnu antara lain berasal dari DPD II di Eks-Karasidenan Solo, Kedu, Banyumas, Semarang, Pati, dan Pekalongan.

Pemimpin sidang Juliatmono yang juga ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Karanganyar ketika membuka kesempatan kepada floor agar memunculkan nama yang akan menjadi ketua DPD, ternyata hanya muncul satu nama yaitu Wisnu Suhardono. Karena hanya satu nama yang muncul, Juliatmono selanjutnya menyatakan kemenangan Wisnu secara aklamasi.

Atas penetapan secara aklamasi tersebut, para pendukung Wisnu langsung bertepuk tangan. Merekapun langsung memberikan ucapan selamat kepada pengusaha yang pernah gagal mencalonkan diri sebagai anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) pada tahun 2004 silam. “Hidup Pak Wisnu. Golkar Jateng harus menang,’’ teriak pendukungnya.
Wisnu sebelumnya mengaku jika dirinya mantap maju sebagai ketua DPD Partai Golkar Jateng karena mendapat dukungan dan restu dari Ketua Umum DPP Partai Golkar Aburizal Bakrie. “Saya semakin mantap ketika pak Aburizal Bakrie memberikan restu kepada saya untuk bersaing secara fair dalam Musyawarah Daerah (Musda) DPD I Partai Golkar Jateng, ” kata pria kelahiran Banyumas (Jateng) 13 Desember 1953 ini.

Ketika dimintai komentarnya usai Musda, Wisnu mengucapkan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan yang diberikan. “Saya akan segera melakukan konsolidadi ke nternal. Saya akan merangkul semua kader potensi. Tentunya saya harus memiliki tim yang mengerti pola pikir, pola kerja bahkan mengerti pola emosi saya agar nantinya tidak ada salah persepsi,” kata Wisnu.

Program kerja yang akan dilakukan Wisnu, melakukan konsolidasi, kaderisasi dan pemenangan pemilu. Untuk itu, DPD I dan DPD II harus bekerja bersama meningkatkan perolehan suara. ”Saya juga akan meningkatkan SDM partai, serta sarana dan prasarana di internal partai,” katanya.

Wisnu juga menegaskan, pihaknya akan mendorong kadernya yang ingin maju dalam pemilihan kepala daerah (pilkada). Kader yang mencalonkan itu tidak perlu harus memberikan sesuatu ke DPD I atau ketua. “Silahkan kader potensial yang berlaga sebagai bupati atau walikota, akan kami dukung penuh. Mereka tidak perlu harus memberikan sesuatu kepada partai atau bahkan ketua,” janjinya (banyumasnews.com/tgr)

2 Comments

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.