Rekor Paduan Suara Terbanyak Tumbang di Purbalingga

Ditulis 25 Nov 2009 - 16:33 oleh Banyumas1
Ketua PD PGRI Ishak saat menerima piagam MURI (foto:tgr/BNC)

Ketua PD PGRI Ishak saat menerima piagam MURI (foto:tgr/BNC)

Mega paduan suara (foto:tgr/BNC)

Mega paduan suara (foto:tgr/BNC)

PURBALINGGA – Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), Rabu (25/11) mencatat pemecahan rekor  paduan suara dengan peserta terbanyak di Kabupaten Purbalingga (Jateng). MURI mencatat peserta yang terdiri dari guru dan keluarganya serta pelajar sebanyak 8.064orang. Rekor sebelumnya tercatat di Kota Malang (Jatim) pada 8 April 2007 dengan peserta 6.917orang.

Pemecahan rekor MURI tersebut diprakarsai oleh Bupati Purbalingga Drs H Triyono Budi Sasongko, M.Si, dan diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan serta Pengurus Daerah (PD) Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Purbalingga. Penyerahan piagam MURI disampaikan oleh manajer MURI Sri Widayati dan diterima oleh Bupati Triyono Budi Sasongko, Kepala Dinas Pendidikan Heny Ruslanto, SE, dan Ketua PD PGRI Purbalingga Iskak, S.Pd,M.Pd.

Ketua PGRI Purbalingga Iskak, S.Pd, M.Pd mengatakan, pemecahan rekor MURI mega paduan suara terbanyak dilaksanakan bersamaan dengan peringatan Hari Ulang Tahun PGRI ke-64, dan Hari Guru tahun 2009 serta peresmian penggunaan Gelanggang Olah Raga (GOR) Goentur Darjono. “Pemecahan rekor mega paduan suara terbanyak ini, bukan untuk sensasi, tetapi sebagai suatu bentuk persatuan di kalangan guru, keluarga beserta anak didik,” kata Ketua PD PGRI Purbalingga, Iskak,S.Pd, M.Pd.

Manajer MURI Sri Widiyati mengatakan, rekor paduan suara terbanyak sebelumnya diperoleh Pemkot Malang bersama Tim Pembina UKS Provinsi Jatim dan Dinas Pendidikan Kota Malang. “Mega paduan suara anggota PGRI Purbalingga beserta keluarga dan peserta didik berhasil menumbangkan rekor dunia Indonesia yang sebelumnya dicatat di Kota Malang. Rekor ini tercatat pada urutan 4002,” kata Sri Widiyati.

Penghargaan MURI paduan suara terbanyak (foto:tgr/BNC)

Penghargaan MURI paduan suara terbanyak (foto:tgr/BNC)

Sri Widiyati mengemukakan, dengan penghargaan MURI kali ini, Kabupaten Purbalingga berarti telah mendapatkan penghargaan MURI untuk kali ke-10. Penghargaan MURI sebelumnya adalah penerbangan balon udara tradisional terbanyak 171 buah, sanggul terbesar berukuran diameter 2,8 meter, knalpot terbesar, grupmusik kenthong terbanyak 215 orang. Kemudian pementasan rebana kolosal dengan peserta terbanyak 1.500 orang, lesung terpanjang 13,40 meter, cuci tangan peserta terbanyak 6.675 peserta, drum band anak-anak TK terbanyak 5.465 peserta, dan koleksi mata uang negara-negara di dunia terbanyak 183 mata uang asing. (banyumasnews.com/tgr)

Tentang Penulis

Leave A Response