Ambrolnya Pondasi Double Track: PT Yasapola bantah kontruksi jelek

Ditulis 24 Nov 2009 - 02:21 oleh Banyumas1

BANYUMAS-Ambrolnya pondasi yang berada disisi jalur rel kereta api di perbatasan Banyumas-Brebes, Senin malam bukan karena kualitas bangunan yang jelek. Namun karena faktor alam, yaitu luncuran air dari arah tebing yang masuk ke sela pondasi. Sehingga pada saat hujan deras, air merusak bangunan pondasi sehingga ambrol.

Hal tersebut dikemukakan, Pelaksana Proyek Double Track Prupuk-Kroya,PT Yasapola, Muryatmo. Menurut Muryatmo, Selasa dinihari dia bersama tim melakukan pencarian penyebab ambrolnya pondasi yang berada di bawah jembatan Desa Winduaji Kecamatan Paguyangan Brebes.

Jembatan jalur utama Jakarta-Purwokerto itu kini masih aman, meskipun disisi sebelah barat, tanah sudah mengalami longsor. Untuk mengurangi gerusan air yang datang dari atas dinding bukit, petugas memasang paralon dan menyalurkan air tersebut ke luar pondasi.

Seperti diberitakan,  akibat diguyur hujan terus menerus, pondasi dan tanah yang berada disisi jembatan utama Jakarta-Purwokerto di perbatasan Banyumas-Brebes,Senin (23,11) malam longsor. Longsoran ini menimbun rel kereta api yang berada dibawah jembatan. Akibat peristiwa ini sejumlah jadwal keberangkatan kereta api tertunda. Arus baru lancar sekitar pukul sepuluh malam, setelah puluhan pekerja dikerahkan untuk menyingkirkan longsoran (banyumasnews.com/mut).

Tentang Penulis

Leave A Response