Tiga Pelukis Bakal Ramaikan “Hari Sastra Tegalan”

Ditulis 21 Nov 2009 - 20:44 oleh Banyumas1
Diah, salah satu pelukis yang akan tampil di Hari Sastra Tegalan (foto:dok/BNC)

Diah, salah satu pelukis yang akan tampil di Hari Sastra Tegalan (foto:dok/BNC)

TIGA pelukis dari Brebes dan Kota Slawi, Hasan Bisri (Brebes), Diah Setyawati dan Buntoro (SLawi) siap melakukan demo lukis di acara perayaan “Hari Sastra Tegalan”, Kamis (26/11) di Lembah Agro, Desa Karangjambu, Kecamatan Balapulang, atau tepatnya di kawasan menuju Obyek Wisata Pemandian Air Panas Guci, Kabupaten Tegal.
Demikian Ketua Penyelenggara Ipuk NM Nur menegaskan di tempat tinggalnya, Desa Mejasem Timur, Kecamatan Kramat, Kabupaten Tegal.
Menurut dia, kesediaan mereka terlibat dalam perhelatan tersebut karena mereka memandang penting budaya lokal dijunjung tinggi mengingat sudah saatnya lokal jenius menjadi ikon di daerahnya sendiri.
“Mereka antusias mengikuti demo lukis bertepatan dengan Hari Sastra Tegalan lantaran sastra Tegalan untuk belakangan ini sudah semakin dikenal dan oleh karenanya, menurut mereka, harus terus ditindaklanjuti, sampai benar-benar budaya Tegalan menjadi ikon,” tutur Ipuk.
Lebih jauh dia mengatakan, pada acara tersebut, tiap-tiap penyair diwajibkan membuat karyanya sendiri dalam bahasa tegalan. Hal itu mengingat nantinya akan dijadikan antologi puisi Tegalan. Sedang gambar lukisan yang dihasilkan oleh para pelukis akan dijadikan cover buku dan selebihnya sebagai ilustrasi di dalam buku antologi.
“Lewat perayaan Hari Sastra Tegalan, kami ingin benar-benar melibatkan semua kekuatan para seniman yang melibatkan pula para pelukis Slawi dan Kabupaten Brebes,” terang Ipuk.
Ipuk menambahkan, dalam acara tersebut, pihaknya tidak hanya menampilkan para seniman generasi muda saja, tapi akan mengusung para seniman tua seperti Hadi Utomo, Sunyoto, dan Mantan KEtua Wakil DPRD Kabupaten Tegal, Enyang Kanjeng Mashuru Dahlan.
“Kami memang lebih mengusung anak-anak generasi muda, namun tak juga meninggalkan mereka yang sudah berusia lanjut. Jadi gerakan ini imbang, ada generasi tua juga anak-anak muda.”
Acara yang bakal digelar dari pagi hingga sore ini, para seniman 4 kota yang siap tampil diantaranya; Dwi Ery Santoso, H. Tambari Gustam, Dinhaz Yussac, Endhy Kepanjen, Komponis Tegalan Dhimas Riyanto, dan Jayeng R. Jaladara (Tegal), dari Kota Slawi diantaranya Apito Lahire, Mi’roj Adhika AS, Abu Ma’mur Mf, Carik Penyair Rochmat Sapingi, Hadi Utomo, Eyang Kanjeng Mashuri Dahlan, Sunyoto, Diah Setyawati, Linda Manise, Buntoro, Ipuk NM Nur, Apas Kafasi, Zacky Paila, Penyair Tempe Dries Anganten, Mas’udi ACh Jeparan, dan Yaskur Parondina. Dari Kabupaten Brebes H. Hasan Bisri, Estu Marhento dan Tamid, sedang dari Ajibarang – Banyumas Hamidin Krazan dan Ekadila Kurniawan. Acara akan diramaikan dengan tembang-tembang tegalan karya Lanang Setiawan yang dibawakan Ipuk NM Nur (banyumasnews.com/tgl)

Tentang Penulis

Leave A Response