Bangun dari koma, mendadak bisa berbahasa asing

Ditulis 08 Des 2013 - 18:00 oleh Sista BNC

Jika nasib Anda bisa seperti Alun Morgan, kursus bahasa asing mungkin sudah tidak diperlukan lagi. Tetapi, haruskah Anda mengalami koma seperti lelaki asal Inggris berumur 81 tahun itu? Tentu tidak, dan peristiwa langka ini memang jarang terjadi. Ya, inilah bukti lain dari kekuasaan Tuhan, yang tidak selalu bisa ditangkap dengan logika manusia yang sangat terbatas.

Alun Morgan

Alun Morgan mengaku hanya bisa berbahasa Inggris.

—-

Alun Morgan, veteran Perang Dunia II  (1939 – 1945), harus menerima kenyataan pahit di masa tua, lantaran terserang stroke. Puncak penderitaannya terjadi belum lana ini, ketika dia mengalami koma selama pekan.

Namun, aneh tapi nyata! Bukan sandiwara, bukan drama ! Ketika siuman dari koma, Morgan secara mendadak, bahkan tanpa sadar, mampu berbicara dalam bahasa Welsh, bahasa asli orang Wales.

“Saya merasa berbicara seperti orang Wales. Istri saya justru heran, karena saya berbicara dengan bahasa lain,” kata Morgan, Jumat (6/12) lalu.

Selama ini, Morgan hanya bisa menggunakan bahasa ibu, yaitu Inggris, dan sama sekali tidak pernah bisa berbahasa asing lainnya.

Beberapa tetangga Morgan bahkan menuturkan, selama 2-3 hari setelah siuman dari koma, Morgan malah kesulitan berbicara dalam bahasa Inggirs. Saat berbicara, dia mengucapkannya secara pelan-pelan dan agak terbata-bata.

Alun Morgan

Morgan kini mulai bisa bicara lagi dalam bahasa Inggris.

—-

Morgan bahkan harus mengikuti les Inggris, agar bisa kembali menuturkan bahasa ibunya. Akhirnya, secara bertahap, kosakata Inggris yang dimilikinya sejak balita bisa kembali secara bertahap.  Tetapi, uniknya, kini dia mengaku hampir lupa dengan bahasa Welsh.

Saat Perang Dunia II, Alun Morgan memang sempat tinggal di Wales, namun hanya beberapa bulan. Dia dan sejumlah tentara Inggris ketika itu dievakuasi selama perang. Nah, ada yang menduga kalau selama berada di Wales,  Morgan pernah belajar bahasa Welsh.

Alun Morgan

Alun Morgan

Morgan membantahnya, karena dia tak pernah belajar bahasa Welsh, meski istrinya sendiri lancar menggunakan bahasa tersebut.

Kasus ini mendapat perhatian serius dari sejumlah ahli stroke di Inggris. Joe Korner, dari Association Stroke, menduga bahwa Morgan terkena aphasia, yakni gangguan kemampuan seseorang dalam berkomunikasi dan memproses bahasa. “Gangguan ini terkait kemampuan berbahasa, dan bisa saja terjadi usai serangan stroke,” kata Korner.

Berdasarkan catatan Korner, beberapa penderita stroke memang kehilangan kemampuan bahasa, dan harus berjuang keras untuk mengingat kembali semua perbendaharaan kata yang dimilikinya selama ini.

Namun, ada juga yang bahkan membuka kemampuan terpendam bahasa mereka yang tak disadari. Dan, itulah yang terjadi pada Morgan, ketika secara mendadan mampu berbahasa Welsh. “Kami percaya, otak yang rusak akan menemukan jalur baru, yang membuka kenangan atau pengetahuan yang latent (tersembunyi),” kata Korner.

Semoga bisa menambah pengetahuan kita.

Tentang Penulis

Leave A Response