Dag dig dug, musim hujan warga Gumelar khawatir longsor

Ditulis 17 Nov 2009 - 14:37 oleh Banyumas1

BANYUMAS-Musim hujan yang sudah memasuki tiga pekan nampaknya membuat warga harus waspada. Sejumlah daerah rawan longsor kini terus dipantau Pemkab Banyumas. Diantaranya wilayah Kecamatan Gumelar. Daerah ini dikenal rawan longsor karena merupakan daerah perbukitan.

Beberapa desa yang rawan longsor seperti, Gancang, Kedungurang, Telaga, Cionje dan Samudra. Berdasar pengalaman tahun sebelumnya, wilayah ini selalu mengalami musibah longsor.

” Terus terang kalau sudah musim hujan seperti ini, kami selalu khawatir terjadi longsor,” ujar Kusmono (43) warga Dusun Sawangan Desa Samudra, Gumelar. Menurut Kusmono, meski tidak memakan korban jiwa, namun longsor di Desa Samudra merusak puluhan rumah dan manghancurkan jalan. Akibatnya sejumlah dusun sering terisolir.

Kades Samudra Sutaryo mengaku sudah siap menghadapi, jika terjadi longsor. “Insya Alah kami sudah antisipasi sedini mungkin,” ujar Kades. Beberapa lokasi rawan longsor seperti disisi jalan kini mulai dibenahi. Warga yang rumahnya dibawah tebing juga diminta waspada dan lebih baik mengungsi jika terjadi hujan besar.

Hal serupa juga diutarakan warga di Desa Cionje. Daerah ini kerap terjadi longsor dan memutus jalur utama yang menghubungkan Kecamatan Gumelar dengan Kecamatan Ajibarang dan Lumbir. Jika tidak berhati hati, longsor dari bukit yang berada disisi jalan bisa menimpa  kendaraan.

” Yang penting hati hati jika melewati wilayah Gumelar. Karena sepanjang jalan, hampir disisinya terdapat tebing yang sewaktu waktu bisa ambrol,” ujar Bejo, warga setempat (banyumasnews.com/mut)

Tentang Penulis

Leave A Response