Panen Raya Pokdakan Masda Mina Utama Desa Adipasir

Panen raya (foto:yoi/BNC)
Panen raya Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) Masda Mina Utama Desa Adipasir Kecamatan Rakit(foto:yoi/BNC)

BANJARNEGARA – Saat ini masyarakat Banjarnegara bisa membidik sektor perikanan menjadi usaha andalan yang mampu memberikan kontribusi nyata bagi peningkatan ekonomi kerakyatan masyarakat luas. Hal tersebut dibuktikan oleh Kelompok Budidaya Ikan (Pokdakan) Masda Mina Utama Desa Adipasir Kecamatan Rakit yang bisa memanen ikan rata-rata 2 juta ekor ikan per minggu.

Pernyataan ini diungkapkan Ketua Pokdakan Mas’ud pada acara Panen Raya Pokdakan Masda Mina Utama, Sabtu (7/10) di Desa Adipasir Kecamatan Rakit. “Kami bisa memanen rata-rata 2 juta ekor ikan per minggu untuk ikan jenis patin, bawal, lele, dan ikan hias seperti koi dan koki. Belum termasuk ikan gurameh yang panennya memang butuh waktu lebih lama,” ujar Mas’ud.

Dalam laporannya Mas’ud memberitahukan bahwa Pokdakan Masda Mina Utama berdiri setahun yang lalu, pada tanggal 24 Agustus 2008. Dengan bermodal tekad yang kuat dari 60 anggotanya, awalnya usaha perikanan yang mereka kelola merupakan swadaya anggota sebesar Rp.3 juta dimana masing-masing menyumbangkan dana Rp.50 ribu. Tiga bulan kemudian, Pemda memberikan subsidi benih ikan patin sebanyak 200 ribu ekor pada bulan November 2008.

“Setelah mendapat subsidi dan mengembangkan modal swadaya yang ada, akhirnya kami bisa membuat 473 buah kolam ikan. Ikan yang dibudidayakan diantaranya gurameh, patin, bawal, lele, dan beberapa jenis ikan hias. Dalam perjalanannya diperoleh laba sebesar Rp.15,6 juta yang kemudian ditarik untuk modal kelompok. Sampai saat ini Sisa Hasil Usaha (SHU) mencapai Rp.23,7 juta,” jelasnya.

Dari Pokdakan tersebut, masyarakat Desa Adipasir kini sudah bisa menjadikan sektor perikanan sebagai agrobisnis yang menguntungkan baik secara ekonomi maupun sosial. ”Secara ekonomi, masyarakat bisa mendapatkan tambahan penghasilan baik dari penjualan ikan, maupun pemanfaatan ladang. Sementara dari segi sosial Pokdakan juga mengalokasikan dana simpan pinjam bagi anggota yang ingin membuka usaha, juga dana sosial untuk membantu warga yang membutuhkan saat kesusahan,” tambahnya.

Mengingat peran Pokdakan Masda Mina Utama yang signifikan bagi ekonomi warga Desa Adipasir, Mas’ud berharap agar Pemkab bisa turut memfasilitasi supaya pengelolaannya bisa terus dikembangkan. “Saat ini kami membutuhkan tenaga teknis spesialis ikan yang bisa memantau dan memastikan budidaya ikan berhasil atau gagal. Selain itu tempat penjualan pakan ikan juga belum terpusat di satu tempat, sehingga kami harus mencari-cari ke penjual yang menyediakan,” pintanya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Bupati Banjarnegara, Drs. H. Soehardjo, MM yang datang dalam acara itu berjanji akan mengupayakan langkah konkrit agar predikat Kecamatan Rakit sebagai sentra ikan di Banjarnegara bisa terealisasi lewat upaya-upaya pengembangannya. “Bulan November ini, Pemkab akan kembali memberikan benih ikan untuk dibudidayakan lebih lanjut. Jika memang diperlukan pelatihan untuk peningkatan ketrampilan petani, coba koordinasikan dengan dinas terkait,” tegasnya (banyumasnews.com/yoi).

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*