Diduga nyopet,pedagang poster Presiden dan Wapres diamankan polisi

Ditulis 04 Nov 2009 - 23:22 oleh Banyumas1

BANYUMAS-St (46) dan Dd (19) warga Desa Kedungwringin Kecamatan Jatilawang Banyumas, yang beprofesi sebagai penjual poster, Rabu (04/11) saing dibekuk aparat Polsek Ajibarang. Keduanya dicurigai sebagai pelaku pencopetan uang milik seorang guru SDN 1 Ajibarang.

Keterangan yang diperoleh BanyumasNews.Com (BNC) menyebutkan, saat kejadian kedua penjual gambar presiden dan wakil presiden ini sedang menawarkan dagngannya di SDN 1 Ajibarang. Saat sedang tawar menawar,mendadak salah seorang murid terjatuh dan menangis.

Salah seorang guru, Wiwik yang sedang menawar poster tersebut kemudian lari menolong muridnya. Namun guru kelas 2 ini tidak sadar sebuah tas ditinggal begitu saja.

Usai menolong murid, guru tersebut kembali ke ruang guru . Namun alangkah terkejutnya, tas yang berisi uang Rp 2 juta sudah tidak berada ditempat.Saat bertanya kepada para siswa yang berada di sekitar ruang, mereka mengatakan melihat dua penjual poster tersebut yang mengambilnya.

Korban kemudian melapor ke Polsek Ajibarang. Petugas dengan mudah mengamankan pelaku yang saat itu juga sedang menawarkan poster di SD Muhammadiyah Ajibarang. Mereka tanpa melakukan perlawanan langsung digiring ke Mapolsek Ajibarang.

Kepada polisi,kedua penjual poster ini tetap menolak dituduh mencopet. Keduanya bahkan meminta polisi menggeledahnya. “Kami memang masih menyelidiki kasus ini, karena hingga Rabu petang, kami belum bisa menemukan barang bukti tersebut. Kita tetap harus menganut azas praduga tak bersalah,” ujar Kapolsek Ajibarang AKP Sigit Hartanto.

Kamis (05/10) polisi akan mengumpulkan sejumlah saksi dan korban untuk dikonfrontir dengan penjual gambar tersebut. Polisi tidak mau gegabah, karena hingga berita ini diturunkan, tas dan dompet tersebut belum ditemukan (banyumasnews.com/n-1)

Tentang Penulis

Leave A Response