Ketimbang dibedong, bayi lebih baik dibiasakan tengkurap

Ditulis 25 Nov 2013 - 10:57 oleh Sista BNC

bayi lebih baik ditengkurapkan daripada dibedong tiap hariBanyak mitos yang berkembang di seputar bedong untuk bayi yang tidak benar secara faktual. Alih-alih menyarankan bedong untuk bayi, seorang praktisi neuroscience terapan menganjurkan agar para orang tua membiasakan bayi mereka ditengkurapkan setiap hari. Loh kenapa dan bagaimana?

Ya, kalau kita mencoba membaca dan mengikuti masalah bedong, ternyata lebih banyak mitosnya ketimbang manfaat sebenarnya. Banyak orangtua percaya bahwa kebiasaan ini dapat menjadi alternatif mencegah perut kembung atau meluruskan posisi kaki bayi.

Namun ada yang perlu diketahui, membedong anak sebenarnya memiliki fungsi utama yang sama sekali tidak terkait dengan kedua hal tersebut. Diketahui pula, membedong bayi juga tak menjadi suatu kewajiban untuk dilakukan setiap ibu terhadap bayinya.

“Sebenarnya membedong itu tujuannya untuk menstimulasi agar menghilangkan gerakan refleks bayi terhadap kejutan,” ungkap praktisi neuroscience terapan, Anne Gracia saat acara Zwitsal Baby Spa di Commune Cafe & Bistro, Jakarta Selatan, belum lama ini seperti dikutip tabloidbintang.com.

Malah, Anna menyarankan agar kebiasaan membedong bayi dialihkan dengan cara lain yaitu dengan cara memposisikan bayi dalam keadaan tengkurap sehari-hari. Menurutnya, cara ini memiliki manfaat jauh lebih baik bagi kembang tumbuh anak.

Anne menjelaskan bahwa dengan meletakkan bayi dalam posisi tengkurap, ini dapat secara efektif menghilangkan refleks moro yang dialami bayi akibat suara atau gerakan mengejutkan.

Tak hanya itu, posisi tengkurap ini juga akan membantu pembentukan tengkorak bayi agar tumbuh secara lebih baik. Karena itu, dia menyarankan agar melakukan ini dengan tingkat frekuensi yang sering serta diterapkan sejak usia paling dini.

“Dengan cara ini kita juga membantu anak menjadi kuat,” katanya.

Tentang Penulis

Leave A Response