319 desa di Kebumen rawan longsor dan banjir

Ditulis 03 Nov 2009 - 18:33 oleh Banyumas1

KEBUMEN – Sebanyak 319 desa di wilayah Kabupaten Kebumen berpotensi terjadi bencana tanah longsor dan banjir. Desa yang berpotensi rawan banjir terdapat di 191 desa tersebar di 23 kecamatan. Sedangkan daerah longsor di 128 desa tersebar di 16 kecamatan.

Wakil Bupati Kebumen H Rustriyanto SH ketika membuka pelatihan desa siaga di Desa Tambak Mulyo, Kecamatan Puring, Selasa (3/11) mengatakan, selain bencana longsor dan banjir, Kebumen juga rawan kekeringan di 91 desa dan rawan gelombang tsunami di 79 desa yang tersebar di 8 kecamatan. “Untuk itu, kami minta di daerah yang berpotensi bencana longsor dan banjir untuk selalu meningkat kewaspadaan. Minimal aktifkan kembali poskampling malam hari,” kata Rustriyanto.

Sementara itu Kabid Perlindungan Masyarakat pada Badan Kesbangpolimas Kabupaten Kebumen, Drs Subeno menjelaskan, pelatihan desa siaga bencana dimaksudkan untuk memberikan tambahan pengetahuan dan wawasan terkait upaya kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana. Sehingga, apabila terjadi bencana di suatu desa, baik di lokasi desa siaga bencana itu sendiri maupun desa terdekat dengan lokasi desa siaga bencana, masyarakat akan bisa melakukan langkah-langkah penyelamatan dini.

“Dalam desa siaga, keinginan dan kemauan serta perilaku masyarakat untuk siaga terhadap bencana merupakan kunci utama, karenanya inti dari desa siaga adalah ditujukan dari, oleh dan untuk masyarakat itu sendiri,” katanya. (banyumasnews.com/tgr)

Tentang Penulis

Leave A Response