SK Pemberhentian Probo sudah diteken

Ditulis 02 Nov 2009 - 00:28 oleh Banyumas1
|
Berita Kategori
Tak Berkategori
64
Dalam Tag

probo yulastoroCILACAP – Mendagri Gamawan Fauzi sudah menandatangani surat pemberhentian sementara Bupati Cilacap, Probo Yulastoro yang telah menjadi terdakwa kasus korupsi senilai Rp 21,8 miliar. Sebagai gantinya, Wakil Bupati (Wabup) Cilacap Tatto Suwarto Pamudji bakal menjadi pelaksana tugas (Plt) Bupati menggantikan Probo.
“Informasinya, surat pemberhentian sementara Bupati Cilacap Probo Yulastoro sudah ditandatangani Mendagri,” kata Wakil Bupati Cilacap Tatto Suwarto ketika dihubungi, Minggu (1/11).
Wabub menambahkan, berbarengan dengan surat pemberhentian sementara, Mandagri juga sudah menandatangani surat pengangkatan dirinya menjadi Plt Bupati. “Saya memang telah mendapat kabar demikian. Namun, secara resmi kami belum menerima suratnya. Mungkin saja suratnya akan datang pada Senin (2/11),” tambahnya.
Menurut Tatto, dirinya siap menggantikan peran sebagai Plt Bupati, meski sudah menjadi Plt dirinya belum akan melakukan penggantian pejabat secara besar-besaran di kabupaten tersebut. “Bagi saya yang penting jalannya pemerintahan berjalan baik dulu lah. Penggantian secara besar-besaran nanti bisa menganggu jalannya pemerintahan,”ujarnya.
Secara terpisah, Wakil Guberbur Jawa Tengah Rustriningsih mengakui, surat pemberhentian sementara Probo Yulastoro dari Mendagari belum turun. “Jumat (30/10) sudah saya tanyakan, suratnya masih di tangan Mendagri, Senin (2/11-red) akan saya tanyakan lagi,” jelasnya.
Sesuai ketentuan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 6 tahun 2005, bupati yang sudah ditetapkan menjadi terdakwa sudah seharusnya diberhentikan sementara. Probo menjadi terdakwa setelah Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah melimpahkan kasusnya ke Pengadilan Negeri (PN) Cilacap pada 8 Oktober 2009. (banyumasnews.com/tgr)

Tentang Penulis

& Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. arh 05/04/2010 pukul 22:10 -

    jangan pesimis teman..mudah-mudahan…

  2. kang mas paijo 03/11/2009 pukul 13:31 -

    mudah2an penggantinya tidak meneruskan pendahulunya yang korup.. udah kaya masih korup.. kalo gantinya ga lebih baik… ya ngandhang saja..

  3. Raden Pucuk Pinus 02/11/2009 pukul 14:37 -

    Mudah..pejabat ganti g makin parah korupsinya…

Leave A Response