Longsor di Purbalingga, 900 KK terisolir

Ditulis 30 Okt 2009 - 20:52 oleh Banyumas1

PURBALINGGA – Sedikitnya 900 Kepala Keluarga (KK) warga Desa Panusupan, Kecamatan Rembang Purbalingga, terancam terisolir menyusul longsornya tebing setinggi 10 meter. Tebing tersebut longsor hingga menutupi jalan raya yang menjadi satu-satunya akses menuju desa setempat. Longsoran juga membuat jalan beraspal selebar 4 meter itu amblas beberapa centimeter. Musibah longsor itu sendiri terjadi pada Kamis (29/10) malam.

Kepala Kantor Kesbangpolinmas Purbalingga Supriyanto, S.Sos, M.Si yang dihubungi Banyumasnews.com, Jum’at (30/10) mengatakan, warga yang terisolir kebanyakan bermukim di Dusun III dan Dusun IV. “Warga setempat terpaksa harus berjalan kaki sepanjang 5 kilometer untuk bisa keluar dari desanya,” kata Supriyanto.

Tebing Longsor Panusupan Rembang Purbalingga Jumat (30/10) (foto:tgr/BNC)

Tebing Longsor Panusupan Rembang Purbalingga Jumat (30/10) (foto:tgr/BNC)

Supriyanto menyebutkan, tanah longsor juga merusakan sejumlah fasilitas umum seperti MI Pagilaran, SD Negeri 2 Panusupan, Madrasah Ibtidaiyah (MI) Bojongsari, dan SMP Negeri 4 Rembang. Praktis, untuk sementara aktivitas di sekolah tersebut terganggu. “Banyak siswa yang berasal dari luar Dusun III dan Dusun IV terpaksa tidak masuk sekolah,” kata Supriyanto.

Supriyanto menambahkan, pihaknya bersama pemerintah desa setempat tengah melakukan pendataan soal berapa nilai kerugian. Supriyanto hanya memastikan tidak ada korban jiwa manusia akibat bencana longsor tersebut. (banyumasnews.com/tgr)

Tentang Penulis

Leave A Response