DPRD Sorong Selatan studi banding ke Purbalingga

Ditulis 29 Okt 2009 - 18:33 oleh Banyumas1
Anggota DPRD Sorong Selatan saat berada di taman reptil (foto:tgr/BNC)

Anggota DPRD Sorong Selatan saat berada di taman reptil (foto:tgr/BNC)

Mengunjungi taman edukasi (foto:tgr/BNC)

Mengunjungi taman edukasi (foto:tgr/BNC)

PURBALINGGA – Sebanyak 20 orang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sorong Selatan Provinsi Papua Barat, Kamis (29/10) melakukan kunjungan studi banding ke Kabupaten Purbalingga. Rombongan yang dipimpin Ketua DPRD Kabupaten Sorong Selatan Thomas Sophar dan diterima Bupati Drs H Triyono Budi Sasongko, M.Si di ruang Operation Room. Graha Adiguna kompleks pendopo Dipokusumo.

Thomas Sophar mengemukakan, pihaknya memilih lokasi kabupaten Purbalingga karena dinilai sangat berhasil dalam melaksanakan kebijakan pembangunan, menekan angka pengangguran, menekan angka kemiskinan, dan menggalang program jaminan kesehatan serta mampu menjalin komunikasi yang baik antara pihak eksekutif dengan legislatif.

”Keberhasilan dari Pemkab Purbalingga inilah yang ingin kami contoh untuk diterapkan di Kabupaten Sorong Selatan. Keberhasilan ini kami dengan melalui media, sehingga kami putuskan untuk belajar di Purbalingga,” kata Thomas Sophar.

Thomas menambahkan, Kabupaten Sorong Selatan merupakan pemekaran dari Kabupaten Sorong, dan Provinsi Papua sejak lima tahun lalu. Jumlah anggota DPRD juga masih kecil yakni 20 orang. Jumlah ini berasal dari 11 partai politik dengan partai pemenang dari Golkar. ”Sebagai kabupaten baru, kami harus bekerja keras untuk mengembangkan sumberdaya manusia, termasuk dengan melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Purbalingga,” kata Thomas.

Sementara itu, Bupati Triyono Budi Sasongko mengemukakan, pentingnya terjalin komunikasi yang baik antara pihak eksekutif dengan legislatif agar kebijakan yang diterapkan dapat direspon dengan baik oleh masyarakat. Bupati Triyono mencontohkan sejumlah kebijakan yang langsung menyentuh masyarakat miskin seperti program stimulan pemugaran rumah keluarga miskin (PSPR Gakin), program padat karya pangan, program jaminan pemeliharaan kesehatan masyarakat, alokasi dana desa, dan sejumlah program lainnya.

”Prinsip untuk memajukan suatu daerah adalah dengan mengemangkan ide-ide kebijakan yang langsung menyentuh kalangan bawah, dan menerapkan lembaga pemerintah sebagai learning organizing,” kata Bupati Triyono.

Pada kunjungan tersebut, rombongan juga mengunjungi tempat wisata seperti Owabong, Taman reptil dan insecta, museum uang, dan pabrik bulu mata palsu. (banyumasnews.com/tgr)

Tentang Penulis

Leave A Response