Tolak eksepsi, sidang Probo dilanjut

CILACAP-Pengadilan Negeri Cilacap akhirnya memutuskan untuk melanjutkan persidangan perkara korupsi senilai 20 milyar rupiah lebih yang melibatkan terdakwa Bupati Cilacap – Probo Yulastoro. Hal itu terungkap dalam sidang lanjutan yang mengagendakan pembacaan putusan sela di Pengadilan Negeri Cilacap, Senin (26/10) pagi.
Majelis Hakim yang diketuai oleh Solahudin dalam pembacaan putusan selanya menilai, eksepsi yang diajukan Probo melalui kuasa hukum – Bambang Sri Wahono dan Guyub Bekti Basuki adalah argumen sepihak yang perlu diuji dalam persidangan.
Selain itu, eksepsi juga dinilai telah terlalu jauh membahas materi pokok dan pembelaan atau pledoi, yang semestinya diajukan setelah tuntutan, bukan saat ini.
Penilaiai itu didasarkan pada kesimpulan-kesimpulan yang tercantum dalam nota eksepsi atau keberatran kuasa hukum terdakwa.
Antara lain mengenai penyimpangan penggunaan pendapatan daerah tahun 2004 dari Dinas Perhubungan Kabupaten Cilacap dan Dana Alokasi Khusus atau DAK tahun 2004, yang menjadi terdakwa seharusnya Sayidi selaku Sekda Cilacap saat itu, dan Kepala DPKD – Fajar Subekti, bukan Probo.
Hal serupa juga terlihat pada kesimpulan mengenai penyimpangan penggunaan dana kas daerah Cilacap tahun 2005, Probo kembali menyebut Sayidi yang seharunya menjadi terdakwa, bukan dirinya.
Selanjutnya pada penyimpangan penggunaan dana operasional koordinasi penggalian dan peningkatan pendapatan daerah tahun 2005, Probo menunjuk pemegang Kas Daerah – Sudarsono, dan Pengguna Anggaran – Fajar Subekti, sebagai pihak yang paling bertanggung jawab.
Sementara pada penyimpangan penggunaan dana kas daerah 2005 sampai 2008 dari dana bagi hasil PBB bagian pemerintah pusat, Probo kembali berkelit, serta menunjuk Fajar Subekti dan Sudarsono yang bertanggung jawab, bukan dirinya.
Atas beberapa hal itu, majelis hakim menolak secara tegas menolak keberatan dari kuasa hukum terdakwa, karena dinilai tidak beralasan.
Dengan demikian, surat dakwaan Jaksa Penuntut Umum sudah memenuhi syarat formil dan materiil, sehingga bisa dijadikan sebagai dasar dalam perkara ini.
Pada akhirnya majelis hakim, memutuskan untuk melanjutkan sidang perkara ini, dan memerintahkan JPU menghadirkan terdakwa, saksi-saksi, dan barang bukti dalam persidangan. Sidang untuk terdakwa Probo kemudian akan dilanjutkan pada Senin (2/11) pekan depan dengan agenda memeriksa para saksi-saksi (banyumasnews.com/gir)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.