Mardjoko panen kedelai di Kemranjen

Ditulis 25 Okt 2009 - 21:39 oleh Banyumas1

BANYUMAS – Kelompok Tani Gunung Mijil Desa Kedungpring Kecamatan Kemranjen berhasil mengembangkan tanaman kedelai seluas 25 hektare pada musim tanam (MK) II periode Juni-September tahun 2009. Panen perdana dilakukan secara simbolis oleh Bupati Banyumas, Drs. H. Mardjoko MM, bersamaan dengan kegiatan Temu Lapang Tani, Minggu (25/10) di Desa Kedungpring Kecamatan Kemranjen.

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan apresiasi kepada Kelompok Tani Gunung Mijil Desa kedungpring, atas upayanya dalam mengembangkan tanaman kedelai, dan penerapan pola tanam padi-padi-palawija, dan mengharapkan agar langkah-langkah yang telah dilakukan oleh kelompok tani ini menjadi inspirasi bagi kelompok-kelompok tani lain di Kabupaten Banyumas, sehingga kedepan Kabupaten Banyumas dapat memanfaatkan lahan pertanian yang tersedia untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas komoditas pertanian di Kabupaten Banyumas.

Di Kabupaten Banyumas dari luas lahan sawah sebesar 32.221 hektare, pada musim kemarau, lahan yang baru dimanfaatkan kurang lebih setengah dari luas lahan baku, sedangkan sisanya masih dalam kondisi bero. Oleh karena itu, menurut Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Kabupaten Banyumas, Ir Wisnu Hermawanto MP untuk mengoptimalkan penggunaan lahan pertanian langkah-langkah yang bisa ditempuh antara lain perluasan areal tanam pada lahan-lahan yang belum dimanfaatkan, khususnya pada musim kemarau, dengan pola tanam padi-padi-palawija.

“Pemda Banyumas sangat memperhatikan sektor pertanian, sebagai bentuk upaya peningkatan produksi kedelai, disamping melalui perluasan areal tanam, Dinpertan juga telah melakukan pemberian bantuan benih unggul kedelai seluas 2.550 ha dengan 102.000 kg benih kedelai dengan varietas Gobogan dan Willis yang bersumber dari Bantuan Langsung Benih Unggul (BLBU) dan Cadangan Benih Nasional (CBN)” ungkap Wisnu.

Pada tahun 2010 mendatang Kabupaten Banyumas mendapat alokasi bantuan kedelai untuk Sekolah Lapang Pengelolaan Tanaman Terpadu (SL-PTT) kedelai seluas 2.000 hektare (banyumasnews.com/cit)

Tentang Penulis

Leave A Response