Kades arogan, ketua RT dan RW mundur massal

Ditulis 25 Okt 2009 - 18:58 oleh Banyumas1

KEBUMEN – Merasa kadesnya otoriter dan arogan dalam memimpin pemerintahan desa, sebanyak 16 Ketua RT dan 4 Ketua RW Desa Banioro, Kecamatan Karangsambung, Kabupaten Kebumen menyatakan mengundurkan diri dari jabatannya, yang disampaikan dalam rapat desa yang di gelar di Balai Desa Banioro, Sabtu (24/10).
Pernyataan mundur secara masal Ketua RT dan RW Desa Banioro, setelah Ketua BPD Banioro Ribudi, gagal memfasilitasi antara Kades Dasun dan Ketua RT/RW berdamai. Keputusan mundur Ketua RT dan RW itu juga setelah dilakukan rapat internal para Ketua RT dan RW. Hasil rapat itu, para Ketua RT dan RW tetap memutuskan untuk mundur kalau Kades Dasun tidak mau melepas jabatannya.
Ketua RT 02/RW 04, Ratiman mengaku sudah 20 tahun menjabat sebagai Ketua RT. Namun jabatan Ketua RT selalu tidak dihargai oleh kepala desa. Artinya, usulan dari tingkat RT tidak diberhatikan. Kepala desa menentukan kebijakan atas kemauan sendiri. “Saya sudah 20 tahun menjabat Ketua RT, baru kali ini aspirasi dari RT selalu diabaikan oleh kepala desa,” kata Ratiman.
Camat Karangsambung, H Nugroho meminta kepada Ketua RT dan RW Desa Banioro yang mundur dari jabatannya tetap memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat. “Saya minta setelah mundur, para Ketua RT dan RW tetap memberikan pelayanan kepada masyarakat sampai terbit SK baru dan terbentuk pengurus RT dan RW yang baru,” ujarnya. (banyumasnews.com/tgr)

Tentang Penulis

1 Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. Sunaryo 01/01/2010 pukul 15:46 -

    kalau bikin brita yang lengkap sampai akhir dan ikuti terus perkembangannya biar yg di jakarta juga bisa memonitor kampungnya

    Salam

Leave A Response