BPPKB gelar Sosialisasi UU Perlindungan Anak

PURWOKERTO – Meskipun peraturan tentang Perlindungan Anak di Indonesia telah diundangkan sejak tahun 2002 melalui UU No. 23/2002 namun hingga kini masih banyak hak anak yang dilanggar, dimana dari waktu ke waktu anak terus menjadi korban dari berbagai bentuk tindak kekerasan, eksploitasi, diskriminasi dan sebagainya. Didorong atas fakta tersebut Pemkab Banyumas melalui peran Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (BPPKB) mengadakan sosialisasi Undang-Undang Perlindungan Anak, yang dilaksanakan selama 2 hari, terdiri dari 2 (dua) angkatan yaitu Angkatan I, tanggal 22 Oktober 2009 diikuti oleh 14 kecamatan, dan terakhir Angkatan II, Sabtu (24/10) yang diikuti oleh 13 kecamatan. Kegiatan diselenggarakan di Balai Kelurahan Sokanegara, Purwokerto Timur.

Peserta sosialisasi sejumlah 81 orang yang terdiri dari Unsur Aparat Kecamatan, Unit Pendidikan Kecamatan (UPK), Kepala Unit Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana (UPPKB), Tim Penggerak PKK Se-Kabupaten Banyumas, Dinsosnakertrans, Dinas Pendidikan; Guru BK SLTA dan SLTP, Balai Pemasyarakatan (Bapas) dan P2TP2A (Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak) Kabupaten Banyumas.

Hadir sebagai pembicara adalah IPTU Icuk Sukiyah dari Polres Banyumas, dan Bambang Widoyoko dari BPPKB. Materi yang diberikan diantaranya UU No. 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak. Kepala BPPKB Kabupaten Banyumas, Ir. Tjutjun Sunarti menuturkan kepada BanyumasNews.Com (24/10) bahwa acara ini mempunyai tujuan untuk meningkatkan pemahaman dan menggugah kepedulian serta partisipasi berbagai pihak terkait dalam melindungi anak, dengan sasaran hasil: tercapainya pemahaman dan persepsi yang sama dari berbagai pihak dalam melindungi anak dari berbagai tindakan yang merugikan hak-hak anak dan adanya pemahaman tentang cara-cara/prosedur dalam menangani anak yang bermasalah dengan hukum (banyumasnews.com/cit)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*


This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.