Dewan Pers larang pemberian kartu pers kepada non wartawan

Ditulis 23 Okt 2009 - 06:00 oleh Banyumas1

JAKARTA-Dewan Pers melalui surat nomor 03/P-DP/X/2009.tentang pemberian Kartu Pers kepada non-wartawan mengirim pressrelease yang berisi pernyataan. Bahwa Dewan Pers mendapat banyak laporan menyangkut praktek pemberian kartu pers kepada orang-orang bukan wartawan, seperti pejabat, pengusaha, aparat hukum, petugas intelijen dan lain-lain. Kami ingin mengingatkan kepada kalangan pers bahwa praktek tersebut tidak dapat dibenarkan dan merupakan pelanggaran etika jurnalistik serta dapat mengancam kemerdekaan pers.

Kartu pers merupakan identitas khusus yang sepatutnya hanya dimiliki oleh wartawan terkait dengan profesinya. Pemberian kartu pers kepada individu non-wartawan bukan saja tidak patut, melainkan juga dapat melahirkan penyalahgunaan dan merugikan profesi wartawan. Kartu pers bukan hanya berfungsi untuk pengikat hubungan kerja antara wartawan dengan perusahaan pers yang mempekerjakan, melainkan juga pengakuan terhadap kompetensi dan profesionalisme seorang wartawan.

Dengan demikian pemberian kartu pers kepada non-wartawan dapat diduga mengandung maksud dan tujuan yang tidak terkait dengan jurnalisme, dapat dikategorikan sebagai pelecehan terhadap profesi wartawan, dan dapat melanggar hukum.

Oleh karena itu, Dewan Pers  mengingatkan agar komunitas pers dan perusahaan pers menjaga profesionalitas wartawan dan menjunjung kemerdekaan pers dengan tidak memberikan kartu pers kepada pihak-pihak lain di luar wartawan.  Penghormatan terhadap profesi wartawan harus dimulai dari kalangan pers sendiri. Tanpa penghormatan dari kalangan sendiri, profesi jurnalis tidak akan dihormati dari pihak lain.

Surat ditulis di Jakarta, 21 Oktober 2009, tertanda tangan Ketua Dewan  Pers,Prof. Dr. Ichlasul Amal, M.A (banyumasnews.com/n-1)

Tentang Penulis

1 Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. Bambang Irawan 23/10/2009 pukul 19:34 -

    Betul. Mestinya, dewan pers juga melarang wartawan beneran yg berperilaku mbodrek. Kadang lucu sih,, dia bilang, hati-hati terhadap wtw bodrek, eehhh nyatanya dia melebihi wtw bodreks… malah meres lagi… ueddaaannnn…

Leave A Response