Banyumas, jangan paksakan pro investasi

Ditulis 21 Okt 2009 - 17:22 oleh Banyumas1

PURWOKERTO – Kebijakan pro investasi yang begitu deras digulirkan oleh pemerintahan Mardjoko menurut Bambang P, anggota komisi C DPRD  Banyumas adalah sesuatu hal yang terlalu dipaksakan dan terkesan mengada – ada . Karena segala potensi Banyumas tidak mengarah kepada investasi berbentuk fisik pabrik.

“Tidak perlu memaksakan sesuatu, harusnya seluruh potensi yang ada di Banyumas di optimalkan dan dibenahi sehingga ekses dari itu semua adalah kesejahteraan rakyat” tutur Bambang kepada BanyumasNews.Com (BNC) Rabu (21/ 10).

Bambang P yang berasal dari fraksi PDI – P tersebut mengungkapkan bahwa tidak perlu kemudian mengekor dengan kabupaten tetangga, karena Banyumas memiliki banyak potensi hanya saja belum dikelola dengan baik. Bukan industri pabrikan yang harus dikedepankan di Banyumas melainkan industri pariwisata dan juga industri jasa. Kedua sektor tersebut jika dikelola dan dioptimalkan dengan maksimal akan medatangkan keuntungan yang besar bukan saja untuk pemerintah tapi juga untuk masyarakat sekitar. Bambang mencontohkan di Kemranjen Banyumas misalnya disana ada potensi Durian mengapa tidak kemudian dijadikan wisata agro, di Karang Lewas ada banyak pasarean mengapa tidak dikelola menjadi wisata religius, di Banyumas juga banyak makanan khas dan bisa juga dijadikan wisata kuliner.

“Apa semua kecamatan dan desa harus dibangun pabrik, tentu tidak, eksekutif harusnya lebih memberdayakan segala potensi lokal yang ada,” ungkap Bambang.

Untuk kerja kedepan, setelah pembagian dan penetapan komisi, Bambang berharap agar ada sinergitas kerja antara eksekutif dan legislatif sehingga segala kebijakan dapat dirumuskan bersama dan tidak terkesan asal – asalan (banyumasnews.com/cit)

Tentang Penulis

Leave A Response