Sidang perdana: Probo didakwa rugikan Rp 20,7 Miliar

Ditulis 19 Okt 2009 - 19:44 oleh Banyumas1
|
Berita Kategori
Tak Berkategori
109
Dalam Tag
Terdakwa Probo memasuki ruang sidang (foto:n-1/BNC)

Terdakwa Probo memasuki ruang sidang (foto:n-1/BNC)

Probo duduk di kursi pesakitan (foto:n-1/BNC)

Probo duduk di kursi pesakitan (foto:n-1/BNC)

Aparat melakukan penjagan ketat di ruang sidang (foto:n-1/BNC)

Aparat melakukan penjagan ketat di ruang sidang (foto:n-1/BNC)

CILACAP-Bupati Cilacap, Probo Yulastoro, dengan sejumlah dakwaan yang dituduhkan kepadanya telah melakukan perbuatan yang menguntungkan diri sendiri senilai Rp. 13 milyar lebih, dan kepada orang lain atas nama Kepala Dinas Pengelolaan Keuangan Daerah – Fajar Subekti senilai Rp. 750 juta.

Selain itu, akibat penyimpangan yang dilakukan oleh Probo selama kurun waktu 2004 sampai 2008, telah merugikan negara – dalam hal ini Pemkab Cilacap, sebesar Rp. 20 milyar lebih. Hal itu terungkap dalam pembacaan dakwaan pada sidang perdana Bupati Cilacap – Probo Yulastoro, di Pengadilan Negeri Cilacap, Senin (19/10) pagi.

Sidang perdana Probo dipimpin oleh Ketua Majelis Hakim – Solahudin, didampingi 2 orang hakim anggota – masing-masing Efiyanto dan Heru Budyanto.

Sedangkan Jaksa Penuntut Umum yang bertugas pada akhirnya hanya 3 orang, 2 orang dari Kejati Jawa Tengah – yakni Gatot Guno Sembodo, dan Nugraha, serta 1 orang dari Kejari Cilacap – Andi Hasyim Permana.

Dalam pembacaan dakwaannya, Probo yang menjabat sebagai Bupati Cilacap sejak tahun 2002 sampai 2007 dan terpilih lagi untuk masa 2007 sampai 2012, diduga melakukan penyimpangan pada tahun anggaran 2004, 2005, 2006, 2007, dan 2008.

Dakwaan setebal 55 halaman itu dibacakan secara bergantian oleh ketiga JPU tersebut.

Salah satu penyimpangan itu adalah penggunaan APBD tahun 2004 dari Dinas Perhubungan Cilacap dan Dana Alokasi Khusus atau DAK tahun 2004. Hal ini bermula dari perjanjian kerjasama antara PT Pelindo 3 dan Pemkab Cilacap tentang kontribusi jasa wilayah Pelindo kepada Pemkab Cilacap. Tahun 2004 Pemkab mendapatkan dana kontribusi Pelindo senilai Rp. 894 juta,seharusnya dana itu diterima kas daerah, namun kenyataannya dana itu dimasukkan ke rekening pribadi Probo.

Dakwaan itu hanyalah 1 dari sekian banyak dakwaan lain yang tertuang dalam berkas setebal 55 halaman tersebut. Dakwaan lainnya adalah terkait dana operasional koordinasi pengendalian pendapatan daerah tahun 2006, serta penerimaan dana insentif PBB tahun 2007 atas pelaksanaan pencapaian target penerimaan PBB tahun 2005 dan 2006(banyumasnews.com/gir)

Tentang Penulis

Leave A Response