Warga Purbalingga diajak perangi kemiskinan

Ditulis 18 Okt 2009 - 16:45 oleh Banyumas1

PURBALINGGA – Bupati Purbalingga Drs H Triyono Budi Sasongko, M.Si mengajak kepada seluruh warganya untuk terus memerangi kemiskinan. Gunakan segala kekuatan dan sumber daya yang ada, guna mempercepat penanggulangan kemiskinan dalam rangka pencapaian target Millenium Development Goal’s (MDGs) pada tahun 2015. Kemiskinan perlu menjadi perhatian, karena kemiskinan ini adalah kata-kata yang perlu kita tangkal.

”Kemiskinan bisa membuat hidup kita menjadi hina, hidup menjadi tidak berharga, martabat menjadi rendah, kita menjadi sengsara dan bodoh. Tidak ada kemiskinan menjadi enak. miskin harta, miskin moral, miskin akhlak, semua jelek. Oleh sebab itu, kita bulatkan tekad, kita perangi kemiskinan,” kata Bupati Triyono.

Bupati mengemukakan hal tersebut dalam sambutan tertulis yang dibacakan Asisten Pemerintahan Imam Subijakto, S.Sos, M.Si pada upacara bendera memperingati Hari Anti Kemiskinan Sedunia yang digelar di halaman Pendopo Dipokusumo, Sabtu (17/10).

Dikatakan Bupati, peringatan hari anti kemiskinan sedunia dimaksudkan agar kemiskinan dapat ditanggulangi secara tuntas sejalan dengan salah satu tujuan dari pembangunan Milenium atau Millennium Development Goals (MDGs). Setiap tujuan (goal) memiliki satu atau beberapa target. “Dalam konteks peringatan hari anti kemiskinan sedunia yang mengambil tema ’Perang terhadap kemiskinan sampai tingkat dunia’’, diartikan sebagai upaya masyarakat dunia yang  secara konkret dan simbolik berdiri dan menunjukkan kepedulian bagi penanggulangan kemiskinan dengan berbagai cara bagi pemenuhan target-target MDGs, maupun solidaritas dan komitmennya masing-masing untuk turut memerangi kemiskinan,” kata Bupati Triyono.

Target yang tercakup dalam MDGs, lanjut Bupati Triyono, sangat beragam, mulai dari mengurangi kemiskinan dan kelaparan, menuntaskan tingkat pendidikan dasar, mempromosikan kesamaan gender, mengurangi kematian anak dan ibu. Target lainnya yang harus dilakukan yakni mengatasi HIV/AIDS dan berbagai penyakit lainnya, serta memastikan kelestarian lingkungan hidup dan membentuk kemitraan dalam pelaksanaan pembangunan,” kata Bupati Triyono.

Berkaitan dengan peringatan Hari Anti Kemiskinan Sedunia dalam rangka pencapaian target MDGs, Pemkab akan melakukan serangkaian kegiatan antara lain program akta kelahiran massal gratis, penanaman massal 1 juta pohon buah-buahan seperti mangga, duren, dan rambutan, gerakan minum susu segar bagi siswa sekolah dasar dan Madrasah Ibtidaiyah di wilayah Kecamatan Bojongsari, Mrebet, dan Bobotsari yang dipusatkan di lapangan Desa Mangunegara kecamatan Mrebet. Target peserta direncanakan sebanyak 2.000 anak.

Kegiatan lainnya, bulan bhakti gotong royong yang akan dipusatkan di desa Sidakangen Kecamatan Kalimanah, kampanye penghapusan pekerja terburuk bagi anak, kampanye hak – hak anak dan kampanye perlindungan anak, dan penyusunan peraturan bupati tentang 8 kluster target MDGs yang saat ini sudah dalam proses. (banyumasnews.com/tgr)

Tentang Penulis

Leave A Response