Cegah Kejahatan seksual, FKIK Unsoed gelar Seminar Nasional

Ditulis 18 Okt 2009 - 16:43 oleh Banyumas1
Peserta seminar terdiri dari mahasiswa, bidan, dokter, dan umum (foto:cit/BNC)

Peserta seminar terdiri dari mahasiswa, bidan, dokter, dan umum (foto:cit/BNC)

PURWOKERTO – Sudah menjadi rahasia umum bahwa hingga kini kaum perempuanlah yang paling sering menjadi objek tindakan kekerasan, bukan hanya secara fisik tapi juga psikis dan seksual, yang tidak jarang berujung pada kematian. Didorong oleh fakta empiris tersebut pada Minggu (18/10) Fakultas Kedokteran dan Ilmu-ilmu Kesehatan (FKIK) Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Purwokerto bekerjasama dengan Laboratorium Klinik Prodia Purwokerto dalam rangkaian peringatan hari ulang tahunnya menyelenggarakan Seminar Kesehatan dengan mengangkat tema Kejahatan Seksual, Kajian Aspek Biomedik, Medikolegal dan Sosial.

Tampil sebagai pembicara dalam seminar tersebut, Kapolres Banyumas, AKBP. RZ Panca, M.Si, dr. M. Zaenuri S. Hidayat, SpKF, M.Si. Med (Kabag Forensik dan Medikolegal FKIK Unsoed), dr. Adityono, SpOG (Staf Pengajar Ilmu Kebidanan dan Kandungan FKIK Unsoed), dan Beppy Rambu Hamuwaty, M.Sc. (Marketing Manager Region V Lab. Prodia Wilayah Jateng). Disamping itu, artis dan psikolog, Tika Bisono, MPsiT, Psi juga menjadi nara sumber.

Dalam paparannya Kapolres Banyumas AKBP. RZ Panca, M.Si, mengungkapkan bahwa di Banyumas angka kejahatan seksual tiap tahunnya meningkat. Pada tahun 2007 lalu ada sebanyak 11 Kasus, 2008 ada sebanyak 23 kasus, dan pada tahun 2009 ini sampai dengan bulan September ada sebanyak 18 kasus. “Secara kualitas kejahatan seksual di Banyumas melingkupi beberapa jenis kejahatan antara lain pornografi, pencabulan, perkosaan, dan perzinahan, dan rata – rata di tiap jenis tersebut mengalami peningkatan” kata Panca.

Joko Suseno, Wakil Ketua Panitia Seminar Nasional sekaligus pimpinan Laboratorium Klinik Prodia Purwokerto menuturkan kepada BanyumasNews.Com (BNC) bahwa acara ini bertujuan untuk semakin meningkatkan pengetahuan dan kepedulian masyarakat tentang berbagai kejahatan seksual sehingga dapat membantu mencegah dan menurunkan angka kejahatan seksual di wilayahnya masing-masing. Total peserta yang hadir dalam acara seminar kesehatan tersebut adalah sebanyak 300 orang (banyumasnews.com/cit)

Tentang Penulis

Leave A Response