Peduli Pendidikan, Pemprov Jateng gulirkan Program Desafokasi

Ditulis 17 Okt 2009 - 19:33 oleh Banyumas1

PURWOKERTO – Untuk mendukung percepatan pembangunan di Jawa Tengah lewat pembenahan di sektor sumber daya manusia, Pemprov Jateng menggulirkan program Desafokasi. Program tersebut sebagai upaya perwujudan visi dan misi Gubernur Jateng Bibit Waluyo “mbali ndeso, mbangun ndeso”. Desafokasi adalah membuat desa binaan pendidikan non formal dimana desa tersebut dipenuhi dengan sentra – sentra kegiatan yang mengarah pada pemberdayaan masyarakat untuk menangani kemiskinan, pengangguran, dan keterbelakangan pendidikan.

Siswoyo Kabid Pendidikan non Formal Dinas Pendidikan Banyumas menuturkan kepada BanyumasNews.Com (BNC) Sabtu (17/10) bahwa program tersebut akan segera berjalan setelah dana dari Pemprov turun akhir Oktober mendatang.

“Kita sudah masuk dalam tahap persiapan, program akan segera jalan begitu dana turun dari APBD I Provinsi” ungkap Siswoyo.

Di Kabupaten Banyumas ada 3 buah desa yang akan dijadikan desa binaan pada program desafokasi tersebut yakni Desa Lesmana Ajibarang, Desa Grujugan Kemranjen, dan Kelurahan Purwanegara Purwokerto Utara. Adapun program – program yang diberikan pada desafokasi tersebut adalah 1 program life skill, 5 program kursus wirausaha desa, dan 1 program Taman Bacaan Masyarakat (TBM). Tiap program akan diberikan dana sebesar Rp.30.000.000. Siswoyo mengatakan bahwa program yang diberikan tersebut disesuaikan dengan potensi desa agar bisa mengena dan tepat sasaran. Untuk menyukseskan program tersebut Dinas Pendidikan Kabupaten Banyumas menggandeng beberapa mitra kerja seperti camat. SKB (sanggar kegiatan belajar), SMK, dan lembaga – lembaga kursus (banyumasnews.com/cit)

Tentang Penulis

1 Komentar so far. Feel free to join this conversation.

  1. bengkelpekih 03/09/2010 pukul 07:07 -

    kami punya pelatihan bengkel untuk internal tapi sudah lebih dari 8 th diminta mou oleh lebih dari 6 smk di banyumas dan sekitarnya akhir ini oleh PNPM 2 desa dankami mengeluarkan sertifikat bukti belajar di bengkel .sertifikat kami sudah banyak digunakan bagi siwa untuk kerja bagaimanakah agar sertifikat kami lebih diakui ,mohon petunjuk dari bpk

Leave A Response